Jalur Alternatif Krueng Tingkeum Rusak Parah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jalur Alternatif Krueng Tingkeum Rusak Parah

Jalur Alternatif Krueng Tingkeum Rusak Parah
Foto Jalur Alternatif Krueng Tingkeum Rusak Parah

BIREUEN – Sepanjang 4 kilometer (Km) ruas jalan alternatif sebelah utara Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen rusak parah. Jalan berlubang dan bergelombang mulai Desa Tingkeum Baro sampai ke Jembatan Kuala Ceurape. Selain itu, juga ada ruas jalan yang longsor sepanjang 50 meter. Kerusakan itu terjadi setelah hujan deras pada Jumat dan Sabtu (19-20/5).

Jalur alternatif sebelah utara itu digunakan untuk kendaraan dari arah barat ke timur. Karena rusak dan menyebabkan kemacetan panjang, banyak kendaraan yang masuk ke alternatif sebelah selatan yang dikhususkan untuk kendaraan dari arah timur ke barat. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut juga macet total lebih dari satu jam.

Zulkarnaini (37), warga setempat mengatakan, hujan deras mengguyur kawasan itu Jumat malam sampai Sabtu dinihari. Pada Sabtu dinihari itu terdengar suara rentuhan. Ternyata tebing jalan yang sudah dipasang beronjong sepanjang 50 meter amblas ke sungai. Sekitar 30 cm badan jalan juga jatuh ke sungai.

Menurut warga, selain longsor, puluhan meter badan jalan terlihat retak. Jika tak segera ditagani diperkirakan juga akan amblas. Warga setempat dan para pengendara mengharapkan dinas terkait segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen Ismunandar ST MT melalui Kabid Bina Marga, Fadli ST mengatakan, perbaikan jalan rusak dan longsor segera dilakukan. Kemarin, tim turun ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan dan menentukan langkah antisipasi.

Sementara itu, Sekcam Kutablang, Mukhsin mengatakan, hampir setiap hari terjadi kemacetan di jalur utara. Penyebabnya antara lain truk rusak atau terperosok ke birem jalan sehingga kendaraan lain sulit melewatinya. Juga karena jalan bergelombang yang membuat mobil-mobil berbodi rendah sering tersangkut.

Selain meminta ruas jalan diperbaiki, masyarakat juga mempertanyakan kapan pembangunan jembatan baru dimulai. Sebab hingga kemarin belum ada tanda-tanda aka dimulainya pembangunan jembatan baru.(yus) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id