17 Daerah Sudah Terima Dana Otsus | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

17 Daerah Sudah Terima Dana Otsus

17 Daerah Sudah Terima Dana Otsus
Foto 17 Daerah Sudah Terima Dana Otsus

* Tahap Pertama

BANDA ACEH – Menteri Keuangan sudah mengirim dana otonomi khusus (Otsus) Aceh tahap pertama 2017 kepada Pemerintah Aceh 2,4 triliun dari total dana itu tahun ini Rp 8,022 triliun. Bahkan, dana yang sudah diterima Pemerintah Aceh ini, sebagian sudah ditransfer ke-17 kabupaten/kota yang telah menyampaikan pertanggungjawaban penggunaan dana Otsus 2016 ke Pemerintah Aceh.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, Jamaluddin SE MSi Ak menyampaikan hal ini kepada Serambi, Jumat (19/5). Menurutnya, yang dikirim ke kabupaten/kota itu merupakan jatah mereka lantaran dalam pembagian dana otsus 2017, 23 kabupaten/kota di Aceh berhak mendapat dan mengelola dana otsus 40 persen dari total yang diterima Pemerintah Aceh tahun ini Rp 8 triliun.

“Kepada daerah yang sudah menerima dana ini tahap pertama, Gubernur meminta agar segera melelang semua proyek pembangunan di daerah masing-masing yang dibiayai sumber dana otsus,” kata Jamaluddin didampingi Kabid Pendapatan Sofyan.

Jamaluddin mengatakan penyaluran dana otsus tahap pertama itu sangat membantu keuangan kabupaten/kota yang sudah menandatangani kontrak proyek otsus, sehingga dana ini sudah bisa dipakai untuk pencairan uang muka kerja 20 persen dari nilai proyek itu, baik proyek pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Menurut data P2K Setda Aceh, jumlah proyek otsus kabupaten/kota 2017 mencapai 2.249 paket dengan nilai Rp 2,5 triliun.

Seperti diketahui, mulai 2018, kabupaten/kota tak lagi menerima dana kontan otsus seperti tahun ini 40 persen dari total yang diterima Pemerintah Aceh. Pasalnya, Qanun Tata Cara Penyaluran, Pembagian dan Penggunaan Dana Otsus dan Tambahan Bagi Hasil Migas sudah diubah.

Meski begitu, kabupaten/kota masih tetap diberikan kuota usulan proyek-proyek dana otsus 40 persen untuk daerah masing-masing, tetapi pembayaran proyek dilakukan Pemerintah Provinsi. Pemerintah Aceh beralasan perubahan aturan ini dilakukan agar penggunaan dana otsus yang tinggal sepuluh tahun lagi ini lebih terfokus ke sektor-sektor pembangunan yang bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi rakyat, peningkatan kesehatan, pendidikan, dan lainnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, Jamaluddin menambahkan penyaluran dana otsus tahap pertama Rp 2,4 triliun ini juga sangat membantu Pemerintah Aceh. Pasalnya, dana ini dapat dipakai untuk membayar uang muka kerja 839 proyek APBA 2017 senilai Rp 1,74 triliun yang sudah dikontrakkan ke rekanan, Rabu (17/5). Jika tak ada dana ini, kata Jamaluddin, Pemerintah Aceh bisa kwalahan mencari pinjaman untuk pembayaran uang muka proyek itu 20 persen dari nilai kontrak. (her) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id