Unjuk Rasa, Warga Minta Pemkab Fasilitasi Tuntutan terhadap PT Medco   | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Unjuk Rasa, Warga Minta Pemkab Fasilitasi Tuntutan terhadap PT Medco  

Unjuk Rasa, Warga Minta Pemkab Fasilitasi Tuntutan terhadap PT Medco   
Foto Unjuk Rasa, Warga Minta Pemkab Fasilitasi Tuntutan terhadap PT Medco  

URI.co.id, IDI-Puluhan warga yang mengatasnamakan perwaklian masyarakat dari lingkar tambang PT Medco, Rabu (17/5/2017) berunjuk rasa ke kantor Bupati Aceh Timur, di Idi Rayeuk.

Dalam unjuk rasa itu, warga menyampaikan sebelas tuntutan terhadap PT Medco dan meminta Pemkab Aceh Timur, untuk memfasilitasinya.

Diantaranya, warga meminta Pemkab Aceh Timur, membuat asosiasi tenaga kerja di Aceh Timur, meminta DPRK membentuk Tim Pansus untuk menginventarisir kasus di CPP Blok A PT Medco.

Kemudian meminta Disnaker Aceh Timur, untuk membuka Balai Latihan  Kerja (BLK) guna melatih putra-putri Aceh Timur, menjadi tenaga kerjatrampil. 

“Kami juga meminta Pemkab Aceh Timur, untuk meninjau ulang perjanjian kerjasama antara PT Medco dengan Pemkab Aceh Timur, agar lebih menguntungkan masyarakat Aceh Timur,” ungkap pengunjuk rasa.

Selain itu, warga juga meminta Pemkab Aceh Timur, untuk membuat qanun tentang pemakaian mobil operasional PT Medco dan perusahaan lain agar menggunakan plat BL dan seri D agar pajak daerah bisa disetor ke kas daerah.

Kemudian meminta Pemkab Aceh Timur agar memfasilitasi kontraktor local agar bisa mendapatkan pekerjaan di PT Medco. Selanjutnya, meminta PT Medco untuk bertanggungjawab atas pembungan air comberan ke kebun masyarakat yang menyebabkan sejumlah tanaman mati.

Kemudian meminta PT Medco untuk menghargai budaya dan adat istiadat masyarakat local. Serta meminta PT Medco untuk mencopot humasnya karena diduga tidak menghargai DPRK Aceh Timur, dan masyarakat lingkar tambang.

Selain itu, warga meminta setiap tamu atau karyawan PT Medco yang menginap di gampong lingkar tambang harus melapor kepada perangkat gampong setempat, termasuk karyawan yang datang dari luar negeri.

Dalam menyampaikan aspirasinya, warga mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resot Aceh Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Rudi Purwiyanto. 

Sebelum membubarkan diri, aspirasi warga ini ditampung oleh Asisten I Setdakab Aceh Timur, Zahri, Kepala Kesbangpol M Amin, dan Plt Kadis Ketenagakerjaan, Mansyur.

“Semua aspirasi saudara telah kami tampung, selanjutnya akan kami sampaikan kepada Bupati untuk didiskusikan, sedangkan hasilnya nanti akan kami sampaikan kembali kepada perwakilan warga,” ungkap Zahri.

Setelah mendengar arahan dari Asisten I, warga membubarkan diri dengan tertib. Proses penyampaian aspirasi juga berjalan dengan aman dan tertib.(***) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id