Pengelolaan Air Bersih Masih Berkutat pada Persoalan Klasik | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pengelolaan Air Bersih Masih Berkutat pada Persoalan Klasik

  • Reporter:
  • Rabu, Mei 17, 2017
Pengelolaan Air Bersih Masih Berkutat pada Persoalan Klasik
Foto Pengelolaan Air Bersih Masih Berkutat pada Persoalan Klasik

URI.co.id, BANDA ACEH – Akademisi Universitas Syiah Kuala Amir Fauzi ST M Eng mengatakan masalah pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Aceh masih berkutat pada persoalan klasik.

“Mulai dari ketersediaan air baku, lemahnya SDM pengelola, masalah finansial, yang berdampak pada kinerja produksi, distribusi, hingga masalah pelayanan air minum yang belum mampu memenuhi aspek kuantitas, kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan (K4),” Amir Fauzi pada diskusi publik membahas tentang “Problematika Pengelolaan SPAM di Aceh“ yang diselenggarakan BP SPAM Regional Aceh, Selasa (16/5/ 2017).

Diskusi ini diikuti 40 peserta dari instansi terkait, unsur Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, PDAM, akademisi, mahasiswa, OKP dan LSM.

Menurut Amir Fauzi dampak dari masih munculnya persoalan klasik tersebut membuat kinerja PDAM sebagai penyelenggara SPAM di kabupaten/kota saat ini masih jauh dari harapan.

Sementara itu Kepala BP SPAM Regional Aceh Drs Azhari Ali MM menambahkah PDAM sebagai instansi penyelenggara SPAM hingga kini belum terbebas dari persoalan kebocoran, kekurangan infrastruktur dan lemahnya SDM yang menganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Alasan lainnya soal keterbatasan biaya dalam pelaksanaan tugas yang kesemuanya bermuara pada tidak fokusnya arah pengembangan baik dalam kaitan PDAM sebagai pelaksana layanan publik, maupun PDAM sebagai sebuah ‘business entity’ pada sektor air minum.

Azhari menyebutkan menyikapi persoalan ini, perlu adanya kesamaan visi dan aksi dari segenap pihak terkait (stakeholders) untuk mengambil sikap dan langkah nyata dalam mengatasi persoalan pengelolaan sistem penyediaan air minum di Aceh.(sar) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id