Anggota Panwaslih Aceh Utara dan Bener Meriah Ditetapkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Anggota Panwaslih Aceh Utara dan Bener Meriah Ditetapkan

Foto Anggota Panwaslih Aceh Utara dan Bener Meriah Ditetapkan

LHOKSUKON – Pimpinan DPRK Aceh Utara, Jumat (11/3), menetapkan lima anggota Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Aceh Utara dalam rapat paripurna ke-2 masa persidangan ke tiga.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Mutaleb, didampingi Wakil Ketua Dewan, Mulyadi CH, dan Sekwan Aceh Utara Abdulllah Hasbullah MSM. Kegiatan itu juga dihadiri Sekda Isa Anshari MM mewakili bupati Aceh Utara.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Komisi, Sulaiman, disebutkan, ke lima calon anggota Panwaslih Aceh Utara yang lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper tes) pada 8 Maret adalah, Zulfikar SH, Muhammad Usman SPdI, Muhammad Nur Furqan SSos, Shadli SH dan Muryali MAP. Sedangkan Taufiqurrahman SHi dan Faisal Anwar SSy berada diposisi cadangan.

“Penetapan kita lakukan setelah proses serangkaian tahapan seleksi selesai di tingkat pansel dan juga Komisi A. Untuk selanjutnya setelah penetapkan berkas, nama mereka akan kita serahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) RI untuk di SK-kan. Dalam pekan ini berkas tersebut akan segera dibawa ke Banwaslu,” ujar Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Mutaleb.

 Bener Meriah
Di hari yang sama, DPRK Bener Meriah juga menggelar sidang paripurna khusus untuk menetapkan anggota Panwaslih. Dalam sidang tersebut, DPRK menetapkan lima orang, di antaranya Khairul Akhyar, Basuki, Yusrin, Hasanah dan Ridawan,  

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Bener Meriah, Guntarayadi, dan diikuti sejumlah anggota dewan setempat. Menurut Guntarayadi, terpilihnya kelima anggota panwaslih itu karena dinilai dinilai cakap, teruji, profesional, dan proporsional.

“DPRK telah memilih nama-nama tersebut yang dinilai mampu melaksanakan tugasnya. Dan kelima nama tersebut selanjutnya akan diusulkan ke Bawaslu,untuk dikeluarkan SK-nya,” kata Guntarayadi.

Lebih lanjut dia menyampaikan, semua pihak menginginkan terciptanya pemilihan yang aman dandemokratis di Bener Meriah. Untuk itu, pilkada demokratis mengharuskan adanya lembaga pengawasa yang independen dan otonom.

“Lembaga ini, dibentuk untuk memperkuat pilar demokrasi itu sendiri. Karena dengan adanya lembaga pengawas dapat meminimalkan kecurangan dalam Pilkada,” jelas Guntarayadi.(jaf/my) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id