Dayah akan Jadi Sasaran BLK | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dayah akan Jadi Sasaran BLK

Foto Dayah akan Jadi Sasaran BLK

BANDA ACEH – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Mobilitas Penduduk (Kadisnakermobduk) Aceh, Drs Kamaruddin Andalah mengatakan pesantren atau dayah di Aceh akan dijadikan sasaran program pembangunan gedung tempat Balai Latihan Kerja (BLK) ke depan.

“Tujuannya agar peserta lebih banyak. Sedangkan jika dibangun di daerah yang masyarakatnya masih sedikit, pemanfaatannya jadi tak maksimal dan itu sudah ada buktinya di beberapa daerah di Aceh,” kata Kamaruddin kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (11/3).

Menurut Kamaruddin, program pembangunan BLK berbasis pesantren atau dayah di Indonesia, sudah lama dijalankan di Pulau Jawa dan daerah lainnya. Setiap ada permintaan program magang tenaga ahli madya ke Jepang, kata Kamaruddin, pihak Kementerian Tenaga Kerja selalu mengambil para calon peserta magang dari siswa BLK di pesantren atau dayah yang oleh pihak perusahaan Jepang menggaji peserta magang itu.

Sejumlah perusahaan dari Jepang, kata Kamaruddin, banyak meminta siswa BLK dari Aceh untuk magang ke sana. Tapi, karena siswa BLK masih terbatas, permintaan magang dari Jepang selalu tidak bisa dipenuhi, karena itu kini akan dibuat pola pelatihan ini ke dayah. “Tetapi pola masyarakat umum tetap dijalankan sesuai kemampuan yang ada di daerah setempat dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Untuk BLK di dayah, kata Kamaruddin, pilot projeknya akan dilaksanakan di Dayah Mudi, Samalanga, Kabupaten Bireuen dan satu lagi di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh. Jenis pelatihan yang akan diberikan akan disesuaikan kebutuhan.

“Misalnya untuk santriwati diberikan pelatihan menjahit dan tata boga. Sedangkan santri laki-lakinya akan dilatih reparasi radio, TV, kulkas, komputer, mengelas, motor bensin, mobil, pertukangan kayu, besi, dan lainnya,” sebut Kamaruddin.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan dan Pendidikan Dayah Aceh, Bustami Usman mengatakan pihaknya sangat mendukung program ini. Menurutnya, dayah di Aceh mencapai ribuan. Hal sama disampaikan Wakil Ketua I DPRA, Drs H Sulaiman Abda MSi, sekaligus berharap program ini harus berkelanjutan. (her)  (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id