Satu Tewas, Empat Terluka | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Satu Tewas, Empat Terluka

Satu Tewas, Empat Terluka
Foto Satu Tewas, Empat Terluka

* Laka Lantas di Pidie dan Pijay

SIGLI – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di Pidie dan Pidie Jaya (Pijay), Sabtu (13/5). Insiden itu merenggut satu jiwa dan empat korban lainnya mengalami luka berat, sehingga harus dirawat di RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Data kepolisian menyebutkan, korban yang meninggal bernama Saiful Bahri (51), warga Gampong Drien, Kecamatan Indrajaya, Pidie. Sepeda motor (sepmor) jenis Revo BL 3033 DAC yang dikendarainya diduga bertabrakan dengan sepmor Revo BL 2193 PA yang dikendarai Ardiyansah (15), warga Gampong Peutoe, kecamatan yang sama. Insiden maut itu terjadi di ruas jalan Gampong Balee Baroh Gapui, Kecamatan Indrajaya, Sabtu (13/5) sekitar pukul 08.30 WIB.

Sementara itu di Pijay, truk Hino BE 9311 NF yang mengangkut barang Penas XV Petani-Nelayan sepulang dari Banda Aceh menabrak minibus L-300 BL 1264 AN di jalan nasional di Gampong Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, Pijay, Sabtu (13/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan data dari RSU Tgk Chik Di Tiro, empat penumpang L-300 mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit tipe B itu. Korban adalah Muzakir (47), warga Gampong Penampunan, Kecamatan Deling Beurison, Aceh Tenggara, mengalami pergeseran lutut sebelah kanan dan Zulkifli (53), guru asal Gampong Baru, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara. Kedua pasien itu dirawat di ruang bedah pria.

Berikutnya, Doni Mulia (17), mahasiswa asal Aceh Tenggara mengalami cedera di bagian kepala dan luka robek. Ia kini dirawat di ruang saraf. Korban lainnya, Hesti (28), guru, warga Gampong Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara yang dirawat di ruang saraf wanita. Hasil diagnosis, Hesti mengalami patah pinggul.

“Semua korban laka lantas di Pijay yang masih dirawat di sini kondisinya sudah membaik dan pasien dalam kondisi sadar,” kata Direktur RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli, drg Mohd Ridha Faisal MARS, kepada Serambi, Minggu (14/5).

Sebelumnya, korban laka lantas di Pijay yang dirawat di RSU Sigli berjumlah enam orang. Tapi dua orang telah diperbolehkan pulang ke rumah, yakni Ruwaida (31), warga Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Bandar Dua, Pijay, dan Mahmuddin (25), sopir L-300, warga Gampong Gajah Aye, Kecamatan Pidie.

Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK, melalui Kapolsek Bandar Baru, AKP Agus Apriadi yang dihubungi Serambi kemarin menjelaskan, insiden laka lantas di kawasan Keude Paru, Pijay itu terjadi saat truk bermuatan barang Penas XV dalam perjalanan pulang ke Kota Lampung.

Truk itu disopiri Afif (24), warga Desa Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Lampung. Afif ditemani dua rekannya bernama Yoga (31) asal Kota Lampung dan Tosin (31), warga Jawa Tengah.

Sesampai di kawasan Keude Paru, sopir terkejut dengan sepmor yang melaju dari arah yang sama sebelah kiri truk. Saat itu, Afif banting setir, sehingga lajua truk yang ia kendarai melebar ke kanan jalan. Dalam waktu bersamaan dari arah berlawan atau arah Medan melaju L-300 warna putih. Sopir mobil itu tak bisa lagi menekan rem karena sudah dekat, sehingga tabrakan pun tak terelakkan. Insiden itu mengakibatkan arus lalu lintas dua arah sempat macet.

“Polisi dibantu warga mengevakuasi delapan penumpang L-300 dan seorang sopir yang terjebak dalam L-300 yang mengalami luka berat dan ringan untuk segera dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Agus, sopir truk dan dua rekannya hanya mengalami luka ringan. Unit Laka Polres Pidie telah mengamankan truk berisi barang Penas XV itu bersama sopir dan dua rekannya. “Hari ini, polisi melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab utama terjadinya tabrakan antara truk dengan L-300 itu,” pungkasnya. (naz) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id