Gampong belum Siapkan LPJ 2016 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gampong belum Siapkan LPJ 2016

Gampong belum Siapkan LPJ 2016
Foto Gampong belum Siapkan LPJ 2016

* Terkait belum Cair Dana Desa

BANDA ACEH – Penyebab honor aparatur gampong di Kota Banda Aceh belum cair hingga lima bulan, karena 90 persen lebih gampong belum membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2016. Hal itu dikatakan Tenaga Ahli Pendamping Desa, Fakhrurrazi, kepada Serambi, Sabtu (13/5) menanggapi pemberitaan bahwa Fraksi PKS menyurati ketua DPRK Banda Aceh dan meminta agar segera dibentuk Pansus terkait belum cairnya dana desa hingga 90 persen lebih.

Menurut Fakhrurrazi bukan hanya LPJ yang belum rampung, juga rata-rata gampong juga belum menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Gampong (RPJMG), Rencana Kerja Pembangunan Gampong (RKPG) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Ia menambahkan, selain masalah tersebut, rata-rata gampong itu juga belum mengajukan program. “Honor para keuchik itu sangat tergantung setelah adanya penyusunan APBG dan pengelolaan APBG sampai LPJ yang betul-betul dapat dipastikan sudah tidak masalah lagi,” ujar Fakhrurrazi.Ia pun menjelaskan selama ini para pendamping desa di Banda Aceh sangat komit akan percepatan honor para keuchik, sehingga para pendamping bersama pihak kecamatan melakukan berbagai upaya dalam menyelesaikan APBG itu.

Dijelaskannya, untuk itu juga di setiap kecamatan sudah dibuka desk percepatan penyusunan APBG dan melakukan upaya jemput bola ke gampong-gampong agar proses penyelesaian dapat maksimal.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Banda Aceh, Ir Zulkifli Syahbuddin MM mengatakan, selama ini sejak Januari 2017 sudah mensosialisasikan ke kecamatan dan menyerahkan Perwal tentang pelaksanaan pembangunan gampong dan penggunaan dana desa.

Selain itu ke gampong-gampong juga telah diserahkan pagu anggaran defenitif dan regulasi-regulasi yang berhubungan dengan pelaksanaan yang dibagikan ke setiap gampong untuk dipedomani. “ Telah ada enam gampong yang menyelesaikan LPJ tahun 2016 dan APBG,” ujar Zulkifli Syahbuddin dan para keuchik dan aparatur gampong tersebut sudah bisa mencairkan honor dan tunjangan-tunjangan lainnya.

Enam gampong itu, Ceurih, Panteriek, Merduati, Peunayong, Seutui dan Asoe Nanggroe. Camat Kuta Alam, Faisal SSTP menyebutkan, dalam waktu dekat ini, 7 dari 11 desa di kecamatannya, telah menyelesaikan APBG dan LPJ.

Faisal menyarankan para keuchik bahwa dalam menyelesaikan APBG harus dengan sistem ‘keroyok’ dan berkoordinasi dengan pendamping desa, camat, serta DPMG.(mir) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id