Pemuda Barsela Unjuk Rasa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemuda Barsela Unjuk Rasa

Pemuda Barsela Unjuk Rasa
Foto Pemuda Barsela Unjuk Rasa

* Suarakan Pemerataan Pembangunan

SINGKIL – Puluhan perwakilan pemuda barat selatan Aceh (Barsela) yang tergabung dalam Forum Komunitas Muda Barat Selatan (KMBSA) berasal dari delapan kabupaten/kota berunjuk rasa di Simpang Tugu Gunung Meriah, Aceh Singkil, Minggu (14/5). Massa menuntut Pemerintah Aceh agar tidak menganaktirikan wilayah Barsela sehingga menjadi daerah tertinggal dari daerah lainnya.

Aksi pemuda dan pemudi yang mayoritas masih duduk di bangku kuliah itu diisi dengan orasi bergantian serta pembacaan deklarasi. Selain orasi massa juga membawa poster serta spanduk berisi tuntutan. “Kami menyuarakan pembangunan di wilayah pantai barat selatan Aceh yang masih tertinggal dari wilayah lain,” kata Fitriadi Lanta, ketua Umum Forum KMBSA kepada wartawan. Massa merupakan berasal dari Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Simeulue, Aceh Singkil serta Kota Subulussalam.

Fitriadi menyesalkan tidak hadirnya satupun perwakilan Pemerintah Aceh mendengarkan aspirasi pemuda Barsela. Kondisi itu menunjukkan bahwa wilayah Barsela tidak penting di mata penguasa Aceh. “Pemerintah Aceh, menganggap tidak penting terhadap Barsela. Terbukti undangan sudah diberikan tapi tidak satupun hadir menerima aspirasi kita,” tegasnya.

Sementara itu dalam orasinya massa meminta gubernur terpilih Irwandi Yusuf memasukkan tuntutan mereka dalam agenda rencana pembangunan jangka menengah (RPJM). (Baca: Tuntutan Pemuda Barsela). Massa juga menyuarakan aspirasi sesuai daerah yang diwakilinya. Misalkan Pemuda Aceh Jaya mendesak pembangunan terowong geureute dan pabrik padi.

Pemuda Aceh Barat meminta pelabuhan difungsikan maksimal serta dibangun gudang pakan ternak. Sedangkan pemuda Nagan Raya, mendesak peningkatan bandara dan pembangunan pabrik minyak makan. Pemuda Abdya mendesak dibangun pabrik garam dan padi serta akses transportasi ke Bener Meriah segera dirampungkan. Pemuda Aceh Selatan meminta jalan Buluseuma-Singkil segera selesai.

Pemuda Simeulue menuntut pembangunan pabrik ikan kaleng serta penyedian ambulans udara. Sedangkan pemuda Kota Subulussalam meminta pembangunan pabrik inti kelapa sawit. Sementara pemuda Aceh Singkil menuntut pemerataan beasiswa dari Pemerintah Aceh serta pengelolaan CSR perusahaan harus terbuka dan tepat sasaran.(de) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id