Wah! Napi Di Rutan Ini Pakai Azimat dan Jampi-Jampi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wah! Napi Di Rutan Ini Pakai Azimat dan Jampi-Jampi

Foto Wah! Napi Di Rutan Ini Pakai Azimat dan Jampi-Jampi

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – Ada yang menarik dari hasil penggeledahan Tim Satgas Kantib Kanwil Kemenkumham Aceh di Cabang Rutan Blangkejeran dan Lapas Kutacane Aceh Tenggara, Jumat (11/3/2016).

Tim penggeledah menemukan banyak azimat dan jampi-jampi yang dikoleksi para narapidana di dua rutan tersebut.

Beberapa foto yang dibagi ke aceh.Uri.co.id oleh tim satgas terlihat para napi memakai azimat berupa kalung atau sabuk yang di lingkar di perut.

Selain itu, sejumlah jampi-jampi dalam beberapa bahasa seperti bahas Arab, Cina, Aceh, Alas, dan bahasa Gayo juga ditemukan dikoleksi para napi di rutan itu dalam bentuk secarik kertas.

Selain itu, terdapat jampi-jampi atau mantra yang dibukukan dalam bentuk pantun untuk dihafal.

Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan, Pemasyarakatan, dan Komunikasi Kanwil Kemenkumham Aceh, Drs Meurah Budiman, SH kepada aceh.Uri.co.id mengatakan, hasil penggeledahan kamar di Cabang Rutan Blangkejeren dan Lapas Kutacane, tim satgas menemukan banyak azimat yang dipakai para napi.

“Ditemukan benda yang aneh berupa azimat dan doa-doa dalam beragam bahasa,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, pada salah satu narapidana perempuan Tionghoa, tim menemukan azimat dalam bahasa dan simbol-simbol mandarin, seperti yang biasa terlihat pada film-film vampir yang pernah populer di tanah air.

Di rutan tersebut juga didapati informasi para napi lebih suka berobat kampung dengan memanggil dukun dan orang pintar jika sejumlah napi terserang sakit.

“Nampaknya pengaruh pendidikan dan lingkungan, kalau ada napi sakit kesurupan atau lainnya tetap lebih utama mereka berobat kampung dan panggul dukun bawa ke rutan atau lapas,” ujar Meurah Budiman.

Dalam beberapa hari ini, Tim Satgas Kantib Kanwil Kemenkumham Aceh rutin melakukan penggeledahan ke sejumlah rutan di seluruh Aceh.  (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id