Tali Jembatan Putus, Warga Jatuh ke Sungai | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tali Jembatan Putus, Warga Jatuh ke Sungai

Tali Jembatan Putus, Warga Jatuh ke Sungai
Foto Tali Jembatan Putus, Warga Jatuh ke Sungai

KUALASIMPANG – Taling seleng jembatan gantung di Dusun Tanjung Priok, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jumat (12/5) pukul 07.00 WIB, putus. Akibatnya, seorang warga setempat, Mahiruddin Harahap (40) yang sedang melintasi jembatan itu tercebur ke sungai bersama sepeda motornya.

Amatan Serambi, kemarin, selain tali selengnya putus, sebagian papan lantai jembatan itu sudah terlepas dari besi penyangga dan ada juga yang sudah patah. Alas besi lantai bersama papan di ujung jembatan juga terangkat sekitar 20 centimeter. Setelah kejadian tersebut, warga menyediakan dua sampan di pinggir sungai untuk mengangkut anak-anak yang pulang sekolah.

Datok (Keuchik) Rimba Sawang, Sayed Razali didampingi Kepala Dusun Tanjung Priok, Hasballah kepada Serambi, Jumat (12/5) mengatakan, sebelum tali seleng jembatan itu putus, kondisi jembatan memang sudah berat sebelah, namun sudah diperbaiki beberapa waktu lalu. Selain itu, sebagian lantai jembatan dari papan yang sudah lapuk diganti secara swadaya oleh warga.

Tujuannya, untuk menghidari jatuh korban saat warga melintasi jembatan tersebut. “Jembatan ini sudah belasan tahun usianya, dibangun pada tahun 2014 menggunakan APBK Aceh Tamiang,” ujarnya.

Beberapa menit sebelum tali jembatan itu putus, menurut Sayed Razali, puluhan siswa dari dusun tersebut yang berangkat ke sekolah di Pulau tiga baru saja melintas jembatan itu. Namun saat Muhiruddin menggunakan sepeda motor melewati jembatan tersebut, tali selengnya putus. Sehingga Muhiruddin yang saat itu berada di tengah jembatan, langsung tercebur ke sungai bersama sepeda motornya.

“Alhamdulillah Muharuddin selamat, hanya kuping kanannya yang luka karena terbentur besi jembatan,” ujar Datok Rimba Sawang ini seraya menambahkan, sepeda motor korban juga sudah diangkat oleh warga dari dalam sungai pada siang harinya.

“Kami berharap Pemkab Tamiang segera memperbaiki jembatan tersebut agar dapat digunakan warga sebelum Lebaran Idul Fitri,” harapnya. Untuk sementara, tambahnya, warga dan siswa harus menyeberangi sungai menggunakan dua sampan penyeberangan.(md) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id