Nasib Akkes Tunggu Putusan Mendagri | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Nasib Akkes Tunggu Putusan Mendagri

Nasib Akkes Tunggu Putusan Mendagri
Foto Nasib Akkes Tunggu Putusan Mendagri

* Pemkab Akan Jemput Surat Balasan ke Kemendagri

LHOKSUKON – Status kampus Akademi Kesehatan (Akkes) Aceh Utara akan ditentukan setelah adanya surat balasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemkab Aceh Utara juga berencana akan menjemput surat balasan tersebut ke Kemendagri, karena hingga Jumat (12/5), Pemkab belum menerima surat balasan dari Kemendagri.

Demikian antara lain isi pertemuan Pemkab Aceh Utara dengan pimpinan Akkes, pada Rabu (10/5) di Kantor Bupati Aceh Utara. Pertemuan itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Abdul Aziz, Kabag Organisasi Fauzan, Kabag Hukum Syahrial dan Direktur Akkes Riza Musni serta perwakikan mahasiswa.

Untuk diketahui, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, pengelolaan pendidikan tinggi merupakan wewenang pemerintah pusat, bukan daerah. Saat ini, ada 72 kampus yang dikelola pemkab/pemko di Indonesia yang harus dialihkan ke pemerintah pusat. Prosesnya sudah dimulai sejak Februari 2017.

Dalam proses peralihan perguruan tinggi dari daerah ke pusat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyurati pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, termasuk Pemkab Aceh Utara. Dalam surat tertanggal 17 Februari 2017, Mendagri memberi empat pilihan bagi pemerintah daerah/provinsi yang mengelola 72 kampus dimaksud.

Pertama, mengubah akademi/kampus menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Kedua, bergabung dengan Kementerian Kesehatan RI.Ketiga, bergabung dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Politeknik Negeri Lhokseumawe atau Universitas Malikussaleh). Terakhir, menutup kampus tersebut.

Sekitar sebulan lalu, Plt Sekda Aceh Utara mengatakan Pemkab memilih opsi menjadikan Akkes sebagai UPTD, sehingga memunculkan berbagai reaksi. Namun, baru-baru ini, Sekda menyatakan bahwa dalam surat kepada Mendagri, Pemkab meminta Kemendagri tetap mengoperasionalkan Akkes, bukan memilih satu dari empat opsi yang diberikan Mendagri.

“Dalam surat itu pemkab meminta supaya Mendagri mengizinkan agar operasional Akkes dapat dilanjutkan. Jadi kita tunggu putusan Kemenagri dulu terhadap surat yang kami kirim sebelumnya. Putusan itu akan dijemput Pemkab Aceh Utara Senin depan,” kata Kabag Hukum Pemkab Aceh Utara, Syahrial SH kepada Serambi, kemarin.

Menurutnya, setelah ada putusan Kemendagri, baru ditentukan nasib Akkes Aceh Utara, apakah dapat dioperasionalkan kembali, atau dijadikan UPTD, atau bergabung dengan kampus lain.(jaf)

* opsi kepada pemkab
– Mengubah Akkes Aceh Utara menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah
– Bergabung dengan Kementerian Kesehatan
– Bergabung dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Politeknik Negeri Lhokseumawe atau Universitas Malikussaleh)
– Menutup kampus tersebut (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id