Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa

Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa
Foto Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa

Oleh Nadia

PENDIDIKAN dan prestasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Pendidikan di perguruan tinggi sama halnya dengan pendidikan di tingkat dasar yakni mementingkan prestasi setiap individu. Individu dapat dikatakan berprestasi apabila mampu bersaing menjadi yang terdepan di antara individu lainnya. Di perguruan tinggi prestasi individu (mahasiswa) ditunjukkan dari nilai yang diberikan oleh dosen.

Menurut Pasal 1 ayat (1) UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah “Usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dalam masyarakat”.

Pendidikan diharapkan mampu mewujudkan seseorang yang berkualitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas ke depan. Oleh karena itu, banyak pihak yang cukup memperhatikan berbagai kegiatan dan permasalahan yang terkait dengan pendidikan. Hal ini bertujuan agar suatu negara dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan dapat bersaing di tingkat internasional.

Buku pedoman Akademik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menyebutkan bahwa hasil prestasi studi seorang mahasiswa diukur dengan indeks prestasi (IP) setiap semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang merupakan rata-rata dari nilai per mata kuliah yang diakumulasikan kemudian dibagi dengan total SKS yang ditempuh mahasiswa.

Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, hal ini sangat penting untuk ditinjau lebih dalam demi meningkatkan prestasi mahasiswa. Penulis sebagai seorang mahasiswi Program Studi S1 Akuntasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan Indeks Prestasi (IP) mahasiswa, khususnya mahasiswa Akuntansi Unsyiah angkatan 2015. Kajian ini didukung oleh satu hasil mini riset yang penulis lakukan bersama teman-teman (Ghina Maulani Fadhila, Lisandi Novisra, dan Ananta Yulia Romenda), mudah-mudahan bermanfaat.

Prestasi studi
Hasil prestasi studi seorang mahasiswa diukur dengan indeks prestasi (IP) setiap semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang merupakan rata-rata dari nilai per mata kuliah yang diakumulasikan kemudian dibagi dengan total SKS yang ditempuh mahasiswa. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa, sehingga penting untuk diketahui lebih dalam demi meningkatkan prestasi mahasiswa.

Penelitian yang penulis lakukan bersama teman-teman itu, bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu belajar, kehadiran, dan keaktifan dalam organisasi terhadap IP mahasiswa Akuntansi Unsyiah angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Sampel penelitian adalah mahasiswa Jurusan Akuntansi FEB Unsyiah angkatan 2015 sebanyak 57 orang. Pengumpulan datanya dengan angket, kemudian dianalisis menggunakan statistik regresi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan waktu, kehadiran, dan keaktifan dalam berorganisasi terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Akuntansi FEB Unsyiah angkatan 2015. Oleh karena itu, diharapkan agar mahasiswa tidak melupakan tugas utama mereka untuk kuliah dengan manajemen waktu, kehadiran, dan keaktifan organisasi yang sedemikian rupa agar prestasi meningkat.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Apakah waktu belajar berpengaruh terhadap IP mahasiswa Akuntansi Unsyiah angkatan 2015?; (2) Apakah kehadiran berpengaruh terhadap IP-nya, dan; (3) Apakah keaktifan dalam organisasi berpengaruh terhadap IP-nya?

Riset mini ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, pengaruh waktu belajar terhadap Indeks Prestasi mahasiswa Akuntansi Universitas Syiah Kuala angkatan 2015; Kedua, pengaruh kehadiran terhadap Indeks Prestasi mahasiswa Akuntansi Universitas Syiah Kuala angkatan 2015, dan; Ketiga, pengaruh keaktifan dalam organisasi terhadap IP mahasiswa Akuntansi Unsyiah angkatan 2015.

Sangat diperlukan
Manajemen waktu bagi mahasiswa sangat diperlukan, sehingga mempengaruhi prestasi belajarnya. Prestasi belajar dimaksudkan adalah hasil usaha yang dicapai oleh seorang mahasiswa melalui usaha maksimal. Umumnya, prestasi belajar dibuat baik dalam bentuk angka maupun huruf sesuai dengan pencapaian mahasiswa. Namun demikian, pestasi belajar mahasiswa sangat dipengaruhi oleh manajemen waktunya.

Manajemen waktu dimaksudkan adalah bagaimana seorang mahasiswa memenej waktu belajarnya untuk mencapai prestasi yang maksimal. Jadi, bersumber dari mahasiswa itu sendiri (faktor internal diri mahasiswa). Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran yang lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru (Tu’us, 2004).

Kemudian, kehadiran siswa dalam sekolah merupakan bentuk minat siswa ada pelajaran. Siswa yang masuk sekolah dapat memperoleh informasi terbaru yang bias jadi belum ada dalam buku, terutama pada mata pelajaran yang selalu berubah mengikuti perkembangan. Siswa juga mendapatkan informasi tentang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi dan memberikan dorongan untuk belajar sendiri.

Proses belajar merupakan suatu hal yang kompleks, tetapi dapat juga dianalisa dan diperinci dalam bentuk prinsip-prinsip belajar. Prinsip belajar dapat dilaksanakan dalam situasi dan kondisi yang berbeda dalam upaya pembelajaran, baik bagi siswa yang perlu meningkatkan upaya belajarnya maupun bagi guru dalam upaya meningkatkan mengajarnya. Hal ini perlu kita ketahui agar kita memiliki pedoman dan teknik belajar yang baik.

Mahasiswa yang sibuk berorganisasi dengan alasan untuk menyalurkan hobi, melatih mental, memperkaya pengalaman dan menambah wawasan dan ada juga mahasiswa. James D Mooney dalam D Ratna Wilis (1996: 56) mengemukakan, “Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama”. Teori serupa juga dikemukakan oleh Stephen P. Robbins (1994: 4) yang menyatakan organisasi adalah: “Kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa dengan mengikuti kegiatan organisasi mahasiswa akan memperoleh banyak manfaat antara lain melatih kerja sama, menambah wawasan dan membina kepercayaan diri untuk tampil di depan umum. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperoleh wawasan yang luas sehingga mampu mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja.

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan waktu belajar dengan indeks prestasi mahasiswa Jurusan Akuntansi FEB Unsyiah angkatan 2015. Kepada mahasiswa diharapkan dapat memenej waktu mereka (luang) untuk belajar, dapat meningkatkan kehadiran mereka dalam mengikuti kuliah, dan tidak terlalu sibuk dalam organisasi kemahasiswaaan dengan mengabaikan tugas utamanya yaitu kuliah agar prestasi meningkat.

Nadia, mahasiswi jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh. Email: [email protected] (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id