‘Bawa Pulang yang Paling Baik’ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

‘Bawa Pulang yang Paling Baik’

‘Bawa Pulang yang Paling Baik’
Foto ‘Bawa Pulang yang Paling Baik’

GUBERNUR Aceh, dr Zaini Abdullah mengaku bahagia atas kesuksesan pelaksanaan Penas KTNA XV tahun 2017 yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh dari 6-11 Mei 2017. Doto Zaini menilai pelaksanaan Penas berlangsung sukses tanpa hambatan dan gangguan.

“Pelaksanaan Penas ke 15 di Aceh berlangsung dengan sukses, aman dan damai. Secara keseluruhan Penas ini berlangsung sukses, aman dan damai, ini karena ada keseragaman dan gotong royong kita semua dalam menyukseskan Penas,” katanya sambil menyiratkan senyum bahagia.

Ia berpesan kepada peserta Penas agar menjadi duta promosi Aceh ketika sudah kembali ke daerah masing-masing. Pesan ini bukan kali ini sana disampaikan oleh Doto Zaini, begitu ia disapa, tetapi juga pernah disampaikan ketika pembukaan acara itu di hadapan Presiden RI Joko Widodo.

“Silahkan bawa pulang hal-hal yang paling baik dan bermanfaat yang didapatkan selama Penas untuk kemajuan pertanian di kampung saudara. Dan ceritakan hal yang lain untuk datang ke Aceh. Katakan, Aceh cukup aman didatangi dan tinggal di Aceh tanpa ada hal yang mengusik kedamaian dan keamanan,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak semua peserta Penas agar tidak lupa mencicipi masakan Aceh dan menyeruput kopi Gayo sebelum kembali ke daerah asalnya. Ia juga meminta semua peserta untuk tinggal lebih lama di Aceh, tidak hanya selama kegiatan Penas.

“Saya sebagai kepala daerah mengajak saudara semua yang ada kesempatan agar tinggal lebih lama lagi atau sekurang-kurangnya jangan pulang dulu sebelum beli kopi gayo, kerupuk mulieng (emping melinjo) dan dendeng Aceh sebagai kenang-kenangan,” katanya, disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Menurutnya, kegiatan Penas sudah berhasil mempersatukan semua pelaku tani dan nelayan yang ada di seluruh Indonesia. “Kita semuanya telah berhasil mempersatukan semua pemangku kepentingan petani dan nelayan mulai dari Tugu Kilo Meter Nol, Sabang, sampai Marauke,” kata mantan menteri kesehatan GAM ini.(mas) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id