Besok JK Resmikan Payung Masjid Raya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Besok JK Resmikan Payung Masjid Raya

Besok JK Resmikan Payung Masjid Raya
Foto Besok JK Resmikan Payung Masjid Raya

* Pohon Kohler Ditanam Lagi

BANDA ACEH – Wakil Presiden (Wapres) RI, Drs H Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dijadwalkan akan meresmikan berfungsinya 12 unit payung elektrik Masjid Raya Baiturrahman Banda (MRB) Aceh pada Sabtu, (13/5) besok.

Kepastian itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin Lc MH di Banda Aceh, Kamis (11/5).

Mulyadi mengatakan, Wapres dan rombongan akan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, sekitar pukul 09.00 WIB. “Setelah peresmian, Pak JK akan meninggalkan Banda Aceh pukul 13.00 WIB,” kata Mulyadi.

Ia tambahkan, saat ini pengerjaan proyek landscape dan infrastruktur MRB telah selesai. Wajah baru masjid raya tampak indah dengan adanya payung elektrik seperti Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Terdapat 12 unit payung elektrik yang dibangun di sisi kanan kiri dan sekitar pelataran masjid.

Mulyadi mengatakan, pembangunan proyek ini mulai dikerjakan pada tahun 2015 oleh PT Waskita Karya dengan pagu Rp 458 miliar dan selesai pada Mei 2017. Pengerjaan proyek ini tidak mengubah bentuk dan posisi masjid.

Payung ini, katanya, selain memperindah masjid, juga menambah kenyamanan jamaah dalam beribadah karena terhindar dari terik matahari atau bahkan hujan jika harus shalat di pelataran MRB.

Pada tahun 2016, MRB telah meraih predikat “Daya Tarik Wisata Terbaik” dalam Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016. Masjid yang terletak di jantung Kota Banda Aceh ini telah melewati pembabakan sejarah yang panjang sebelum seperti sekarang. Dulu masjid ini hanya menampung 9.000 jamaah, tetapi setelah direnovasi dan dipasang payung elektrik MRB mampu menampung 24.400 orang.

Selain dibangun 12 unit payung elektrik, saat ini tempat wudhuk masjid raya juga bertambah menjadi 288 titik dan semuanya berada di basement. “Sekarang koridor basement-nya juga tampak sangat mewah dengan dinding dan lantai marmer serta motif pintu Aceh. Belum lagi adanya eskalator empat unit dari basement menuju ke atas,” ungkap Mulyadi.

Pohon Kohler
Tak hanya itu, lokasi parkir yang sebelumnya dipinggir jalan kini dipindah ke basement dan mampu menampung 254 unit mobil dan 347 sepeda motor. Penyediaan ruang terbuka hijau juga telah dilakukan dengan menanam 32 pohon kurma dan menanam kembali di tempat semula sebatang pohon geulumpang (Kohlerboom) yang ditebang pada 19 November 2015 saat proses pembuatan tapak payung elektrik dimulai.

Kohlerboom atau pohon Kohler adalah istilah Belanda untuk menyebut sebatas pohon geulumpang di depan MRB. Di atas dahan pohon itulah Mayor Jenderal Belanda bernama Johan Harmen Rudolf Kohler, ditembak mati oleh pejuang (mujahid) Aceh saat Belanda berupaya merebut dan menduduki MRB pada 14 April 1873. Pihak Belanda mempertahankan saja pohon bersejarah itu sebagai kenangan pahit, tapi kemudian pohon itu mati dimakan usia.

Belakangan, pohon duplikat Kohlerboom, tetap jenis geulumpang, ditanam ulang pada 14 Agustus 1988 oleh Gubernur Aceh saat itu, Prof Dr Ibrahim Hasan MBA. Tapi karena pembangunan fondasi payung elektrik di era Gubernur Zaini Abdullah, pohon itu ditebang pada 19 November 2015 dan baru ditanam kembali bulan ini. (mas/dik) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id