Aceh Juara Umum Penas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Juara Umum Penas

Aceh Juara Umum Penas
Foto Aceh Juara Umum Penas

BANDA ACEH – Provinsi Aceh meraih juara umum Pekan Nasional (Penas) XV Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) tahun 2017 yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh, 6-11 Mei 2017. Keberhasilan ini diperoleh setelah memenangi lima katagori perlombaan yang berkenaan dengan pertanian.

Hal itu diumumkan oleh Ketua KTNA Pusat, Winarno Tohir, di hadapan peserta Penas XV Tani dan Nelayan, saat penutupan kegiatan itu di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (11/5). Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Jenderal Kementan, Hari Priyono, Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, dan undangan lainnya.

“Dari sejumlah kegiatan yang dilakukan seperti lomba stand katagori agribisnis, lomba asah terampil, lomba gitanusantara, lomba busana nusantara, dan lomba temu karya. Yang menjadi juara umum adalah Provinsi Aceh,” kata Winarno yang disambut tepuk tangan peserta.

Kepada Provinsi Aceh, Winarno kemudian menyerahkan dua voucher hand tractor karya anak bangsa sebagai hadiah juara umum, yang diterima langsung oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. Selain itu, penghargaan juga diserahkan kepada beberapa kepala daerah dan petani yang berprestasi dalam bidang pertanian. Kemarin, juga diumumkan tuan rumah Penas XVI KTNA tahun 2020 yaitu Sumatera Barat.

Winarno dalam sambutannya menyampaikan, selama acara ini pihaknya juga melaksanakan beberapa kegiatan lain, pameran yang menampilkan beragam produk unggulan, gelar teknologi, tukar menukar pengalaman sesama petani, penyuluh serta peneliti tentang keberhasilan pertanian, pertandingan persahaban, serta kegiatan lainnya.

Menurut Winarno, pelaksanaan Penas XV KTNA di Aceh berlangsung aman dan nyaman. Ini tidak terlepas dari pelayanan baik yang diberikan masyarakat Aceh. “Hal yang paling berharga bagi kami adalah keramahtamahan masyarakat yang membuat kami merasa senang, aman, dan nyaman selama berada di pemukiman dan di lokasi acara,” ujarnya.

Sementara Menteri Pertanian (Mentan) Andi Sulaiman yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementan, Hari Priyono, menyampaikan bahwa pemerintah selama ini telah melaksanakan berbagai program yang sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Ini bisa dilihat dari peningkatan produksi utama yang kini tidak lagi diimpor seperti beras, jagung, dan komuditi lainnya.

“Ini menunjukkan satu indikator bahwa kita punya kemampuan dalam rangka memanfaatkan pertanian sebagai ruang ekonomi dan meningkatkan ketahanan serta kedaulatan pangan. Kami menyerukan kepada semua petani dan nelayan agar lebih berperan aktif dalam melaksanakan program pembangunan,” katanya.

Tarian massal
Amatan Serambi, penutupan Penas XV KTNA berlangsung meriah dengan menampilkan tarian massal oleh 500 penari. Tetapi peserta Penas yang menghadiri acara penutupan kemarin tidak seramai pada pembukaan. Peserta hanya berkumpul di bawah tenda di tengah lapangan. Acara tersebut ditutup oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah ditandai dengan pemukulan tambo.

Pada acara kemarin juga diumumkan tuan rumah pelaksanaan Penas XVI KTNA tahun 2020 yaitu Sumatera Barat. Pengumuman itu disampaikan melalui pantun yang dibacakan oleh Ketua KTNA Pusat, Winarno di akhir sambutannya. Kopi Aceh menjadi kenangan yang berkah Makan Mi rebus dan buah pisang Kita berpisah Penas XV di Serambi Mekkah Jumpa lagi di Penas XVI di Bumi Minang.(mas) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id