Meulaboh-Geumpang Lumpuh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Meulaboh-Geumpang Lumpuh

Meulaboh-Geumpang Lumpuh
Foto Meulaboh-Geumpang Lumpuh

* Badan Jalan Lancong Longsor

MEULABOH – Hubungan transportasi darat Meulaboh (Aceh Barat)-Geumpang (Pidie), Kamis (11/5) lumpuh total setelah badan jalan di Desa Lancong, Kecamatan Sungaimas Aceh Barat longsor dan amblas pada Rabu (10/5) malam sekira pukul 23.00 WIB. Selain itu, longsor juga menyebabkan penduduk Kecamatan Sungaimas terkurung.

Informasi diperoleh Serambi kemarin longsor terjadi setelah dilanda hujan lebat yang mengakibatkan kondisi badan jalan provinsi tersebut rusak parah. Badan jalan amblas ke jurang sehingga tak dapat dilalui kendaraan roda empat dan enam, kecuali kendaraan roda dua dengan menerobos di samping badan jalan.

Kawasan longsor tersebut terpaut 60 kilometer dari pusat Kota Meulaboh atau dua jam perjalanan karena badan jalan provinsi Meulaboh-Geumpang rusak parah. Sejumlah kendaraan juga terjebak di lokasi longsor.

“Untuk kendaraan roda empat lumpuh total. Hingga sore ini (kemarin) belum dapat dilalui kecuali roda dua,” kata Plt Camat Sungaimas, Zakaria kemarin. Ia menyebutkan dampak dari badan jalan longsor sepanjang 100 meter itu bukan saja dirasakan transportasi ke Geumpang atau sebaliknya yang lumpuh total. Dampak lain penduduk Sungaimas juga terkurung sehingga butuh penanganan cepat. “Kami sudah laporkan ke dinas terkait dengan harapan segera diperbaiki,” ujar Zakaria seraya melaporkan bahwa dalam musibah longsor tidak ada laporan korban jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat T Syahluna Polem mengatakan pihaknya sudah mengerakkan personelnya ke lokasi melakukan langkah penanganan darurat sehingga dengan harapan jalan yang lumpuh dapat segera diatasi. “Kita juga sudah sampaikan ke camat supaya menyampaikan kepada warga sebagai pemilik tanah di samping bekas longsor untuk dikeruk untuk membuka badan jalan lain,” katanya. Sebab kata Syahluna bila tidak dibuka maka jalan lain dipastikan akan amblas lagi ke jurang karena sulit diatasi.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh Barat Oskar Muda Dilaga ST kemarin juga mengaku sudah melaporkan kejadiaan itu ke dinas terkait di provinsi. “Untuk penanganan darurat akan kita lakukan dengan berkoordinasi dengan BPBD dengan harapan segera dapat dilewati,” katanya. Oskar mengatakan jalan yang longsor merupakan jalan yang selama ini banyak ditemukan kerusakan. “Apalagi jalan itu selama ini juga digunakan warga ke Sungaimas,” katanya.

Sementara itu angkutan penumpang jenis L-300 yang biasa melayani Meulaboh-Beureunuen melewati jalan Meulaboh-Geumpang pada Kamis (11/5) dialihkan menggunakan jalan via Calang-Banda Aceh ke pantai timur Aceh, termasuk kendaraan dari pantai timur utara Aceh yang menuju pantai barat selatan Aceh. “Untuk mobil kita hari ini ada tiga unit terpaksa beralih jalan Banda Aceh,” kata Bang Am, pengelola loket Arafah kemarin.

Ia menuturkan jalan via Calang Banda Aceh akan lebih lama dan jarak tempuh juga jauh serta ongkos bertambah. Sedangkan jalan via Meulaboh-Geumpang merupakan jalan yang selama ini kendaraan mereka lewati. Desakan untuk diperbaiki jalan longsor di Aceh Barat juga disuarakan anggota DPRA, Zaenal Abidin yang menghubungi Serambi kemarin.

“Saya dapat informasi terjadi longsor di jalan provinsi. Kami meminta provinsi segera turun dan memperbaiki. Jangan biarkan longsor berlangsung lama,” katanya. Menurutnya jalan Meulaboh-Geumpang merupakan jalan alternatif yang pascatsunami merupakan jalur uatama digunakan ke pantai barat selatan Aceh.(riz) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id