Warga: Percepat Bangun Jembatan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga: Percepat Bangun Jembatan

Warga: Percepat Bangun Jembatan
Foto Warga: Percepat Bangun Jembatan

BIREUEN – Masyarakat di Kecamatan Kutablang, Gandapura, dan Peusangan, Kabupaten Bireuen, serta masyarakat Aceh lainnya, meminta pemerintah mempercepat proses pembangunan jembatan baru Krueng Tingkeum, yang berada di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan kawasan Kutablang, Bireuen.

Menurut warga, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dimulainya pembangunan jembatan baru tersebut. Padahal, jembatan yang lama sudah selesai dibongkar sebulan yang lalu. “Dulu katanya jembatan baru langsung dibangun setelah jembatan yang lama selesai dibongkar. Tapi nyatanya sampai sekarang belum dimulai,” ujar Abdullah, Rabu (10/5).

Warga asal Kutablang itu menyebutkan, sampai kemarin belum terlihat aktivitas yang mengarah pada akan dimulainya pembangunan jembatan yang baru. Ia mengatakan, semakin lama proses pembangunan jembatan itu, semakin lama pula masyarakat merasakan kesulitan karena harus melintasi jalur alternatif yang cukup jauh, dan kondisinya rusak pula.

Abdullah mengatakan, masyarakat berharap jembatan yang baru segera dibangun. “Jangan sampai memasuki tahun 2018 jembatan baru dibangun, masyarakat semakin merana. Sekarang saja berbagai keluhan muncul mulai dari jalan alternatif rusak dan bergelombang, sampai lamanya waktu tempuh padahal jarak yang dituju sangat dekat,” kata Abdullah.

Warga asal Gandapura, Muntasir menambahkan, semua warga mempertanyakan kapan pembangunan jembatan baru dimulai. Sebab, sejak jembatan lama dibongkar, pengendara dan warga menempuh jalan alternatif yang sangat jauh. Warga setempat ada yang naik rakit atau perahu menyeberang sungai agar cepat sampai.

Menurut Muntasir, jalan alternatif sebelah utara untuk kendaraan dari arah timur ke barat, kondisnya sudah lumayan karena sudah teraspal. Tapi jalan alternatif sebelah utara untuk kendaraan dari arah barat ke timur, kondisinya rusak dan bergelombang. Kendaraan sangat sulit melintas, apalagi kendaraan-kendaraan berbadan rendah.

Untuk diketahui, Jembatan Krueng Tingkeum yang berada di Jalan Banda-Aceh Medan Km 234 kawasan Kutablang, Bireuen, miring sejak 20 Januari 2017. Penyebabnya, pilar bawah jembatan dihantam tumpukan balok kayu yang dibawa arus deras di sungai tersebut.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PU Aceh, Thabrani ST MT mengatakan, pembangunan jembatan baru Krueng Tingkeum akan dimulai beberapa minggu lagi. Ia berharap masyarakat, para pengendara, dan berbagai elemen lainnya bersabar.

Thabrani yang mengaku sedang berada di Kementerian PU di Jakarta mengatakan, pihaknya sedang membahas persiapan pembangunan jembatan tersebut. “Saya bersama teman-teman dari Banda Aceh sedang di Jakarta mengurus persoalan pembangunan jembatan Krueng Tingkeum dan beberapa persoalan lainnya. Kami harap masyarakat bersabar,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Ismunandar ST MT melalui Kabid Bina Marga Fadli ST, Kamis (11/5) mengatakan, kerusakan jalan alternatif sebelah utara akan segera diperbaiki. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim Satker Penanganan Ruas Jalan Alternatif di Banda Aceh.

Ia mengaku ada beberapa titik ruas jalan alternatif bergelombang dan menyulitkan kendaraan jenis minibus. Pihaknya selain menerima laporan dari masyarakat juga sudah melihat kondisi jalan tersebut yang memang harus diperbaiki. Juga dilakukan pemeliharaan sampai jembatan baru rampung.

“Proses administrasi untuk penanganan perbaikan lanjutan sedang dikerjakan, dan dalam waktu dekat sebelum memasuki bulan puasa, perbaikan pada titik yang rusak dilakukan,” kata Fadli.(yus) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id