Warga Jeulingke 6 Bulan tak Dapat Air PDAM | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Jeulingke 6 Bulan tak Dapat Air PDAM

Warga Jeulingke 6 Bulan tak Dapat Air PDAM
Foto Warga Jeulingke 6 Bulan tak Dapat Air PDAM

BANDA ACEH – Puluhan rumah di Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh terutama di Jalan Bakti AMD dan Dusun Rawa Sakti dilaporkan sudah enma bulan tak kebagian air PDAM. Menurut warga, air mulai tak mengucur ke kawasan itu sejak Desember 2016 lalu.

Muhiddin Saman (62), warga Jalan Bakti AMD, Dusun Rawa Bakti, Gampong Jeulingke kepada Serambi Senin (8/5) mengatakan, sejak Desember 2016 air PDAM Tirta Daroy sudah tak mengucur ke kawasan itu. Sedangkan air mati total, sebut Muhiddin Saman, mulai Februari 2017 hingga saat ini.

“Saya sudah berkali-kali melapor ke Kantor PDAM. Jawabannya akan diusahakan, tapi air tetap saja mati,” ujar Muhiddin, yang mengaku dua bulan terakhir tetap membayar biaya beban Rp 25 ribu walaupun air mati. Menurutnya, ada sekitar 50-an rumah yang tidak mendapat air yaitu di Jalan Bakti AMD, Jalan H Usman, Jalan Teri, dan Jalan Cendana di Kompleks Jeulingke Indah.

Dia berharap PDAM Tirta Daroy bersama Pemko Banda Aceh segera menyelesaikan persoalan itu, karena sangat merugikan warga setempat. “Bagi yang mampu akan membeli air walaupun antreannya lama, sedangkan saya hanya bisa memakai air sumur yang bau,” kata dia, dan mengaku air sumur itu juga menyebabkan gatal pada kulit.

Sementara itu Anggota DPRK Banda Aceh, Mukminan mengakui telah berulang kali menerima keluhan warga soal kemacetan air PDAM di Jeulingke sejak Desember 2016 itu. Menyangkut dengan banyaknya keluhan warga itu, tambah Mukminan, dirinya juga telah menyampaikan keluhan itu ke PDAM.

Sedangkan jawaban dari pihak PDAM sering berbeda-beda. “Kadang kala berdalih karena tingkat kekeruhan di Lambaro tinggi, pemasang pipa di Jalan T Nyak Arief belum tuntas dan juga karena terputus pipa di lokasi proyek fly over,”ujar Mukminan, seraya berharap pihak PDAM tidak mencari-cari alasan, tapi harus segera dicari jalan keluar.

Sementara Direktur PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, T Novizal Aiyub yang dikonfirmasi Serambi tadi malam mengatakan, Jeulingke merupakan salah satu kawasan yang terparah mengalami masalah air selain Lampriek. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh jaringan pipa yang terlalu panjang, sehingga tekanan air ke rumah warga melemah.

Sedangkan solusinya tambah Ampon Yub panggilan akrab T Novizal itu, bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pengadaan pompa baru dan segera ditender. Sedangkan untuk jangka panjang, lanjutnya, jaringan pipa di kawasan Jeulingke dan Lampriek harus ditertibkan.(fit) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id