Warga Manyak Payed Demo | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Manyak Payed Demo

Warga Manyak Payed Demo
Foto Warga Manyak Payed Demo

* Minta Transparansi ADD

KUALASIMPANG – Seratusan warga dari 11 kampong (desa) di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, melakukan aksi demo ke kantor camat setempat, Selasa (9/5). Mereka menuntut transparansi pengelolaan anggaran dana desa (ADD) dan meminta dilakukan audit oleh Inspektorat Pemkab Tamiang, terhadap pemerintah desa mereka.

Pendemo datang ke Kantor Camat Manyak Payed pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda motor dan mobil pikap sambil mengusung poster bertuliskan; ‘Penggunaan dana ADD TA 2016 tidak tepat sasaran di Kampong Ie bintah, kegiatan menyambut Ramadhan, habis dana Rp 36.500.000’.

Warga juga memprotes penyelenggaraan Pemerintah Kampong Geudam, dimana biaya opersional perkantoran sebesar Rp 94.075.000 tidak ada penjelasan penggunaan dananya. Di bidang pembinaan kemasyarakatan dan kegiatan pembinaan pemuda dan olah raga di kampong tersebut, dari Rp 15.561.000 yang dianggarkan baru disalurkan Rp 6.300.000.

Untuk kegiatan organisasi perempuan/PKK sebesar Rp 79.602.500, bahkan tidak ada keterangan penggunaan dana. Sementara untuk pembinaan keagamaan sebesar Rp 21.000.000 juga tidak pernah disalurkan, serta sejumlah kegiatan lainnya di Kampong Geudam yang dinilai warga tidak transparan dalam hal penggunaan dananya.

Kedatangan warga ini disambut Camat Kecamatan Manyak Payed, Wan Irwansyah, serta mendapat pengawalan ketat dari anggota Polsek Manyak Payed.

Wakil kordinator aksi, Asnawi, mengatakan pihaknya melakukan demo menuntut keterbukaan dalam hal pengelolaan dana desa di kampong–kampong di Aceh Tamiang, yang menurut warga banyak menuai masalah akibat tidak tepat penggunaannya.

Mereka juga meminta camat menolak laporan penggunaan ADD, jika datok (kepala desa) belum menyampaikan pertanggung jawaban kepada warga.

Warga juga mendesak Bupati Aceh Tamiang segera menurunkan tim Inspektorat dengan melibatkan Polsek setempat, ke desa-desa guna mengecek langsung pembangunan di desa yang menggunakan anggaran dana desa. “Pelibatan polisi saat pemeriksaan oleh Inspeotorat ini sangat penting, untuk menghindari adanya permainan antara aparatur kampong dengan tim audit,” ujar Asnawi.

Camat Manyak Payed, Wan Irwansyah menjelaskan kepada warga, bahwa tim audit dari Inspektorat Aceh Tamiang sebenarnya telah turun ke desa-desa sejak Jumat (5/5), untuk mengecek penggunaan anggaran dana desa. Namun, belum seluruh desa yang diperiksa.

Untuk itu, ia meminta kepada pengunjuk rasa agar bersabar menunggu giliran desanya diperiksa oleh tim audit dari Inspektorat Aceh Tamiang. “Saya minta warga juga ikut mendampingi tim Inspektorat saat turun ke desa masing-masing, dan memberikan bukti akurat kepada tim audit apabila ada temuan di desanya yang dianggap bermasalah,” ujar Wan Irwansyah. Setelah mendapat penjelasan camat tersebut, warga pun membubarkan diri dengan tertib.(md) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id