Belasan Warga Datangi Polres | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Belasan Warga Datangi Polres

Belasan Warga Datangi Polres
Foto Belasan Warga Datangi Polres

* Pertanyakan Penyelidikan Kasus Penipuan Modus Urus Kerja

LHOKSUKON – Belasan warga dari Kecamatan Baktiya, Nibong, Samudera, dan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Senin (8/5), mendatangi Mapolres Aceh Utara. Mereka mempertanyakan perkembangan kasus dugaan penipuan dengan modus menyetor uang untuk mendapatkan pekerjaan, yang dilakukan oleh dua pria terhadap mereka.

Salah seorang warga, Rustam Effendi (28) asal Baktiya mengatakan, pada 25 Desember 2016, ia ditawari bekerja sebagai Satpam di PT PGA (sub Medco) oleh Usman yang juga asal Baktiya. Tapi syaratnya harus menyetor uang Rp 3 juta. “Awalnya saya tak percaya. Saya minta dipertemukan dengan orang yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan itu,” kata Rustam

Lalu, kata Rustam, Usman mempertemukannya dengan Mukhtar, warga Aceh Timur yang disebut-sebut asisten humas di perusahaan tersebut. Lalu Rustam menyerahkan uang Rp 3 juta. Selain dirinya sejumlah warga desanya dan dari kecamatan lain di Aceh Utara dan Aceh Timur ternyata juga menyerahkan uang.

“Seak saat itu saat kami kami hubungi selalu diundur-undur. Lalu April kemarin, kami sekitar 30 warga yang menyerahkan uang kepada kedua orang itu datang ke Kantor Medco di Aceh Timur untuk memastikan. Mereka mengatakan lowongan kerja yang dibuka sudah terisi semua, dan kami baru tahu bahwa kami ditipu,” kata Rustam dan warga lainnya.

Ia menambahkan, dalam satu minggu terakhir warga mendengar kabar, Usman dan Mukhtar sudah membuat paspor. “Karena itu kami melaporkan kasus ini ke polisi. Sebab sebagian besar warga yang menyerahkan uang itu hasil utang, ada juga yang menjual barang berharga di rumahnya karena berharap mendapat pekerjaan,” kata Rustam.

Mereka melaporkan kasus itu ke Polres Aceh Utara 4 Mei 2017. Kemarin, mereka mendatangi Mapolres mempertanyakan pengembangan kasus itu. Warga berharap polisi segera memproses hingga ke pengadilan. “Informasi yang kami terima, dua pria itu sudah ditangkap. Kami berharap kasus itu diusut tuntas karena korban smapai seratusan orang,” katanya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Reskrim AKP Sofyan mengatakan, setelah menerima laporan warga, polisi langsung memulai penyelidikan. Bahkan sudah mengamankan dua pria itu sebagai terduga. “Usman dan seorang lagi berinisial Tar belum kita tetapkan sebagai tersangka, karena buktinya belum kuat,” ujar Kasat Reskrim.

Polisi akan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum, dan juga akan berkoordinasi dengan jaksa dalam proses penyelidikan. “Untuk mempermudah proses penyelidikan, kami berharap agar para korban dapat melengkapi bukti-bukti yang kuat. Sebab, sejauh ini belum ada bukti-bukti yang mencukupi unsur dari para pelapor,” kata AKP Sofyan.(jaf) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id