FP3A Alabas: Jangan Alergi dengan Pemekaran Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

FP3A Alabas: Jangan Alergi dengan Pemekaran Aceh

Foto FP3A Alabas: Jangan Alergi dengan Pemekaran Aceh

BANDA ACEH – Front Pemuda Pelopor Pembangunan (FP3A) Alabas menyadai bahwa ada sebagian kecil masyarakat di kawasan Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) yang tidak mendukung, bahkan menentang pemekaran.

“Hal itu wajar saja, mungkin mereka tidak mengikuti perkembangannya. Jika saja mengikuti, minimal sejak 2006, tentu mereka akan menyadari bahwa pemekaran merupakan kebutuhan untuk mewujudkan pembangunan demi kesejahteraan rakyat,” kata Koordinator FP3A Aabas, Thaifa Herizal ST.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers kepada Serambi, Kamis (10/3), menanggapi pernyataan yang disampaikan Koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (GM-PAS), yang menyatakan bahwa isu pemekaran sudah basi.

Ia menyatakan, tanggapan rekan-rekan dari GM-PAS dan FPA terkait dengan isu pemekaran sangat melukai perasaan masyarakat di kawasan ALA dan Abas. “Syahrul manik dan Nazar Husaini jangan gagal paham dalam membangun Aceh,” tulisnya menyebut nama Koordinator GM-PAS dan FPA.

Thaifa justru mempertanyakan program yang telah diberikan Pemerintah Aceh kepada Aceh Singkil dan daerah terpencil lainnya agar lebih maju dan berkembang? Ia yakin tidak ada. Bahkan untuk menanggulangi banjir dan kekurangan air bersih saja tidak ada, padahal masyarakat Aceh Singkil sangat membutuhkan itu.

“Maka dari itu pemekaran adalah sebuah solusi untuk kemaslahatan bersama. Mengapa harus alergi dengan pemekaran Aceh?” tanyanya.

Disisi lain, di hadangnya kehadiran Anggota DPD RI, Fachrul Razi di lapangan Bola Teunom merupakan suatu kewajaran, mengingat banyak masyarakat yang kecewa terhadap kinerja senator asal Aceh tersebut, terutama terkait dengan janji-janjinya semasa kampanye.

Fachrul Razi dikatakannya juga sangat antipati terhadap aspirasi masyarakat wilayah ALA dan ABAS. “Seharusnya Fachrul Razi menyadari bahwa tuntutan pemekaran ini juga aspirasi masyarakat, atau mungkin dia lupa tentang itu,” imbuh Thaifa.(yos) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id