Menristek Akui Gelar Doktor 18 Dosen Unsyiah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Menristek Akui Gelar Doktor 18 Dosen Unsyiah

Menristek Akui Gelar Doktor 18 Dosen Unsyiah
Foto Menristek Akui Gelar Doktor 18 Dosen Unsyiah

* FK dan RSUDZA jadi Prediket A

BANDA ACEH – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam suratnya Nomor 1873/A.A2/KP/2017 tertanggal 26 April 2017, mengakui peningkatan pendidikan Doktor (S3) untuk 18 Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Unsyiah dan izin belajar, yang sebelumnya mengambang karena tak direspon pihak rektorat Unsyiah.

“Sebelum ada surat Kemenristek status S3 ke 18 dosen Fakultas Kedokteran Unsyiah kurang menjadi perhatian pihak Rektorat Unsyiah untuk penyesuaian ijazah mereka digunakan untuk pembinaan karier jabatan dan kepangkatannya. Padahal atas prestasi 18 orang dosen itu, Fakultas Kedokteran Unsyiah dan RSUZA telah mendapat predikat akriditasi A dan diizinkan buka program pendidikan spesialis,” kata Dr Syahrul SPS kepada Serambi Minggu (7/5) di Banda Aceh.

Para dosen Unsyiah yang mendapat pengakuan Mensristek itu yakni, Dr dr Syahrul SpS, Dr dr Endang Putiawati Rahayu Ningsih SpS, Dr dr Azharuddin Sp BO-Spenie, Dr drg, Komalawati SP-ORT, Dr Dessy Rakhmawati Emril, SpS, Dr dr maimun SykriSpPD (K), Dr dr Rajuddin SpOg, K-Fer, Dr dr Sulaiman Yusuf, SpA, Dr Hajjul Kamil SKP.MKep, Dr dr Mohd Andalas SpOG.

Selanjutnya, Dr dr Azwar SpMK, Sp, THT-KL, Dr dr Iskandar Zakaria SpR, Dr dr Zaki Mubarak MS, Dr Sofia, SSi, MSc, Dr dr M Yani MKes, PKK, Dr dr Herlina Dimiati SpA (K), Dr dr Kurnia Fitri jamil SpPd, M.Kes, dan Dr drg Munifah MARS. Dari 18 orang dosen itu empat orang lulus prediket cumlaude yaitu Dr dr Syahrul SpS, Dr Dr Azharuddin SP.BO Spine, Dr dr Endang Mutiawati Rahayu Ningsi SpS, dan Dr dr Dessy RakhmawatiEmri, SpS.

Menurut Dr dr Syahrul, ide mengirimkan nama-nama 18 dosen FK Unsyiah untuk mengikuti pendidikan doktor (S3) itu muncul setelah Aceh dilanda bencana gempa dan tsunami tahn 2004 lalu. Saat itu Aceh masih sangat minim para dokter yang lulusan S3.

Atas dukungan Irwandi Yusuf saat itu, maka dikirim sebanyak 18 dosen FK untuk mengambil program S3 di sejumlah PTN di Indonesia.

Karena belum diakui untuk penyesuaian pembinaan karir dan kenaikan kepangkatan, kata Syahrul, dirinya bersama 17 orang dosen yang telah lulus S3 itu mengajukan permohonan ke Menristek dan Pendidikan Tinggi pada bulan lalu. “Alhamdulillah, Menristek mengabulkan permohonan kami melalui suratnya No.1873/A.A2/KP/2017 yang diteken oleh Sekjen, Ainun Naim,”ujar Dr Syahrul.(her) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id