Puluhan Sawah Disapu Banjir | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Puluhan Sawah Disapu Banjir

Puluhan Sawah Disapu Banjir
Foto Puluhan Sawah Disapu Banjir

* Termasuk Benih Siap Tanam

BLANGPIDIE – Curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir mengakibatkan puluhan hektare (ha) areal sawah siap tanam terendam banjir luapan di sejumlah lokasi Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Banjir juga menyapu bersih benih padi yang baru ditabur atau disemai petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya Ir Muslim Hasan MSi kepada Serambi, Minggu (7/5) menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima banjir luapan yang mengenangi areal sawah siap tanam yang sangat parah terjadi di Desa Cot Mancang dan sekitarnya, Kecamatan Susoh. Areal sawah Desa Lhang, Kuta Meurandeh Desa Alue Dama, Kecamatan Setia, dan areal sawah Desa Ikue Lhueng, Kecamatan Jeumpa.

“Benih padi yang baru disemai petani juga disapu banjir, terutama dialami beberapa petani Desa Cot Mancang, Susoh. Petani harus mencari benih yang lain untuk disemai kembali,” kata Muslim Hasan. Sedangkan Dinas Pertanian dan Pangan Abdya tidak bisa membantu karena tidak ada anggaran pengadaan benih padi. Anggaran pengadaan benih padi dialokasikan dalam Anggaran Pembangunan dan Belanja Gampong (APBG) 2017, namun hingga saat ini belum dicairkan oleh para keuchik setempat.

Areal sawah siap tanam yang terendam banjir itu, menurut Muslim Hasan merupakan kawasan rawan banjir luapan. Seperti kawasan Desa Lhang, Kecamatan Setia sering terendam akibat meluap aliran sungai Lhang yang tembus ke Desa Ujong Tanah dan Kuta Murni. Malahan puluhan ha lahan sawah Desa Ikue Lhueng, Kecamatan Jeumpa menjadi langganan banjir luapan kurun waktu lama akibat tersumbat saluran pembuang.

“Areal sawah siap tanam yang terendam banjir harus dibersihkan kembali oleh para petani agar bisa ditanam,” kata Muslim Hasan. Mengatasi banjir yang kerap merendam sawah di Desa Ikue Lhueng, menuruntnya hanya bisa diatasi dengan cara menggali kembali saluran pembuang yang tersumbat yang panjangnya tidak kurang 3 km menggunakan alat berat, termasuk mengeruk kembali aliran sungai Ikue Lhueng yang mengalami pendangkalan di sejumlah titik

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya Ir Muslim Hasan juga menyebutkan untuk mengatasi banjir yang merendam kawasan Desa Lhang, Kecamatan Setia, perlu dibangun tebing pengaman aliran sungai Lhang di sejumlah titik. Tebing pengaman tersebut harus dibangun dari bongkahan batu besar atau batu gajah sehingga mampu membendung limpahan air sungai.

“Kita sudah usulkan penanganan banjir luapan ini digunakan Dana Siap Pakai (DSP),” kata Muslim. Dia sebutkan pada Musim Tanam (MT) Gadu 2017 di Kabupaten Abdya dengan luas tanam mencapai 10.029 Ha ditargetkan penanaman tuntas seluruhnya sebelum memasuki Ramadhan (puasa). Memasuki awal Mei ini, rata-rata kecamatan dari sembilan kecamatan sudah mulai melakukan penanaman.(nun) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id