Gubernur Aceh Harus Pulangkan Warganya dari Malaysia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gubernur Aceh Harus Pulangkan Warganya dari Malaysia

Gubernur Aceh Harus Pulangkan Warganya dari Malaysia
Foto Gubernur Aceh Harus Pulangkan Warganya dari Malaysia

URI.co.id, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf harus berusaha memulangkan warga Aceh yang masih ditahan di sel Port Klang, Selangor, Malaysia.

Pemerintah Aceh didorong untuk melobi pejabat negara Malaysia agar 63 warga Aceh itu pulang dari jalur yang sah, setelah mengurus administrasi di negara tetangga tersebut.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPR Aceh, Bardan Sahidi, Sabtu (6/5/2017) mengatakan, sebanyak 63 warga Aceh kini masih ditahan di sel Port Klang Malaysia, karena mereka tidak memiliki dokumen yang sah
di negeri jiran tersebut.

Warga Aceh itu ditahan oleh pihak kepolisian Portklang, Selangor, Malaysia sejak tanggal 2 Mei 2017 lalu dengan
alasan mereka keluar dari Malaysia tidak melalui jalur resmi (illegal).

“Pemerintah Aceh jangan hanya mengurus urusan di Aceh saja, namun warga yang sedang terjerat hukum di luar negeri dibiarkan. Ini sangat tidak baik,” ujar Bardan Sahidi.

Ia mengatakan, mereka harus segera dikembalikan ke kampung halamannya, karena sudah mendekati bulan puasa. Bagi warga Aceh, katanya, hari meugang menjadi harai yang sakral dan momen istimewa, sehingga mereka harus berada di tanah air sebelum bulan puasa.

“Pemerintah Aceh harus melobi kementerian luar negeri untuk mengupayakan, agara warga Aceh
itu segera pulang ke tanah air dan lepas dari jeratan hukum,” pinta Bardan Sahidi.

Bardan Sahidi mengatakan, sudah sering warga Aceh yang dililit masalah hukum di negara Malaysia, namun belum pernah ditangani secara tuntas, sehingga menimbulkan banyak korban.

Apalagi, sebanyak 63 warga Aceh yang mencari pekerjaan di Malaysia itu berasal dari keluarga miskin
yang perlu mendapat advokasi Pemerintah Aceh.

“Pemerintah Aceh harus segera bertindak, jangan menunggu jatuhnya korban,” ujar Bardan
Sahidi, politisi PKS asal dataran tinggi Gayo tersebut.

Seperti diberitakan, sebanyak 63 warga Aceh ditahan polisi Malaysia karena berusaha pulang tidak melalui jalur resmi, sehingga mereka ditahan di sel Port Klang, Selangor, Malaysia. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id