Dikasari Teman, Ortu Santri Lapor Polisi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dikasari Teman, Ortu Santri Lapor Polisi

Dikasari Teman, Ortu Santri Lapor Polisi
Foto Dikasari Teman, Ortu Santri Lapor Polisi

JANTHO – Seorang santri kelas II Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar diduga dikasari oleh teman sekelasnya yang berjumlah belasan orang, Jumat (28/4) pukul 00.15 WIB. Pemukulan santri tersebut tidak diketahui oleh ustaz ataupun pembina sekolah.

Wali murid yang menjadi korban pemukulan, Aang Kunaivi yang mendatangi Kantor Harian Serambi Indonesia, Kamis (4/5) mengatakan, mengutip keterangan anaknya, Aang Kunaivi mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah santri kelas II berinisiatif membuat acara perpisahan dengan santri kelas III.

Selanjutnya, mengumpulkan uang secara sukarela dari teman-teman seletingnya di kelas II. “Anak saya dipercayakan teman-temannya untuk memegang uang tersebut. Akibat anak saya tidak dapat mempertanggungjawabkan uang masuk dan uang keluar, maka malam itu dia disidang oleh teman-temannya,”ujar Aang Kunaivi.

Menurut orang tua santri itu, karena disidang berjam-jam, sehingga teman-temanya marah dan memukul anaknya beramai-ramai hingga belasan orang. Berdasarkan hasil visum yang dilakukan di Puskesmas Ingin Jaya, sebut Aang, anaknya mengalami luka memar yang cukup parah. “ Saya telah laporkan kasus pemukulan itu ke Polsek Ingin Jaya pada 3 Mei lalu,” ujarnya.

Selain mengalami memar, menurut Aang, anaknya juga mengalami gangguan psikis dan sakit di bagian kepala serta pipi sebelah kanan bengkak dan biru. Demikian juga pinggang sebelah kiri terasa sakit dan membiru.

Aang mengaku sangat menyayangkan peristiwa itu bisa terjadi. “Bayangkan pukul 00.15 WIB para santri bebas melakukan aktivitas. Saat itu anak saya dibawa ke ruangan kosong disidang dan digebuk ramai-ramai,” papar Aang Kunaivi dengan nada kesal.

Diselesaikan Srcara Damai
Ketua Umum di MUQ Pagar Air, Sofyan Mukhtar yang dikonfirmasi Jumat (5/4) mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut secara damai. “Sudah saya perintahkan untuk berdamai, itu didamaikan dalam beberapa hari ini. Saya sudah tunjuk ketua harian untuk menyelesaikannya,” demikian katanya.(una) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id