Rumah Subsidi di Galus dan Agara Dibangun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Rumah Subsidi di Galus dan Agara Dibangun

Rumah Subsidi di Galus dan Agara Dibangun
Foto Rumah Subsidi di Galus dan Agara Dibangun

BANDA ACEH – Rumah bersubsidi pemerintah type 36 m2 yang dibandrol Rp 123 juta/unit mulai dibangun di Kabupaten Gayo Lues dan segera di Aceh Tenggara (Agara). Rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu, juga dapat dimiliki oleh PNS dan pihak swasta.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh, Afwal Winardy ST MT, Jumat (5/5) menjelaskan untuk rumah murah di Gayo Lues (Galus), data 29 konsumen sudah masuk ke BTN Syariah Banda Aceh. Sedangkan untuk 62 calon konsumen di Agara, masih dalam proses verifikasi pihak bank.

“Sebenarnya, peminat rumah murah di Gayo Lues dan Agara tergolong tinggi, tetapi sebagian PNS memiliki pinjaman di perbankan, sehingga terkendala untuk mendapatkan KPR subsidi,” jelasnya. Dikatakan, 160 unit rumah murah di Kute Tetinggi dan Palok Indah, Galus dibangun bertahap dan saat ini dibangun 29 unit rumah, seusai pesanan calon konsumen.

Afwal yang baru kembali dari Aceh Tenggara pekan lalu menyatakan suku bunga rumah subsidi hanya 5 persen dengan DP tidak lebih dari 10 persen atau sesuai kesepakatan. Disebutkan, suku bunga mendapat subsidi, karena non-subsidi di atas 10 persen, termasuk DP minimal 15 persen untuk rumah komersial.

Dia menegaskan warga Gayo Lues dan Aceh Tenggara dapat memanfaatkan rumah subsidi ini yang merupakan program sejuta rumah Presiden Jokowi. Dikatakan, warga yang berminat dapat menghubungi langsung pengembang PT Dharma Abadi Jaya di Blangkejeren atau 085371789294.

Sedangkan di Kutacane, rumah dibangun di Kumbang Indah Badar, Kecamatan Badar yang berjarak sekitar 5,5 km dari pusat kota Kutacane. Afwal berharap, Pemkab Gayo Lues dan Agara dapat memfasilitasi PNS memiliki program rumah subsidi pemerintah. Disebutkan, berbagai kemudahan diberikan jika membeli secara kolektif.

Disebutkan, PP No 64/2016 harus menjadi acuan Pempro Aceh dan pemkab/pemko di Aceh untuk membantu PNS. Demikian Badan Pertahanan (BPN) harus terus membantu pengembang, demi kelancaran proses pembangunan rumah bagi MBR di Aceh.

Selain itu, Apersi Aceh juga akan membangun perumahan murah untuk anggota TNI AD melalui kredit pemilikan rumah (KPR) program YKPP Kemhan. Dia menjelaskan pembangunan akan dilaksanakan di wilayah Aceh Barat dengan sistem swakelola atau TW-WDP.

Seperti dilansir di situs bptwpad..il.id, pimpinan TNI AD membantu mengatasi kepemilikan rumah bagi peserta TWP (personel TNI AD) baik militer maupun PNS. Di antaranya memberikan bantuan uang muka (BUM) dalam pelaksanaannya BP TWP AD bekerjasama dengan Asabri dan YKPP Kemhan menyiapkan administrasi dan BUM, seperti bantuan uang muka dari YKPP Kemhan Rp 14 juta. Bantuan uang muka tersebut merupakan pinjaman tanpa bunga yang akan diperhitungkan dengan uang santunan Asabri pada saat peserta mencapai usia pensiun atau meninggal dunia.

Apabila besar bantuan uang muka tersebut melebihi besarnya uang santunan Asabri, maka selisihnya bersifat subsidi. Tetapi, apabila kurang dari uang santunan Asabri, maka selisihnya akan dikembalikan oleh PT Asabri kepada yang bersangkutan saat pensiun.(muh) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id