Kasus Puskesmas Julok Masih Ditelusuri | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kasus Puskesmas Julok Masih Ditelusuri

Kasus Puskesmas Julok Masih Ditelusuri
Foto Kasus Puskesmas Julok Masih Ditelusuri

IDI – Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Aceh Timur, Kompol Carlie Syahputra, mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan MS (35) dan F (32), bendahara dan operator Puskesmas Julok, Aceh Timur, terhadap PNS-nya.

“Hasil pemeriksaan, mereka (bendahara dan operator) mengakui memotong 15 persen dari hak PNS (uang jasa medis yang diklaim dari BPJS). Alasan mereka memotong uang itu untuk dibagikan kepada 94 tenaga bakti di puskesmas itu,” urai Carlie.

Namun, sebutya, dari 65 PNS yang mendapat hak itu baru 24 orang yang menandatangani persetujuan. “Apakah 41 PNS lagi setuju atau tidak, itu perlu kami dalami lagi,” ungkap Kompol Carlie.

Menurutnya, kasus itu baru memenuhi unsur tindak pidana pungli (pasal korupsi) bila PNS tersebut tidak terima haknya dipotong. “Tapi, sekarang belum memenuhi unsur. Karena itu kita sedang mendalami siapa yang dirugikan dan diuntungkan dalam kasus ini,” jelasnya. Karena itu, menurut Carlie, status bendahara dan operator Puskesmas tersebut masih sebagai terperiksa.

Dikatakan, pihaknya akan mengonfirmasi ulang jumlah tenaga bakti di Puskesmas Julok dan memeriksa mereka apakah menerima uang itu atau tidak. “Kami juga akan memeriksa pegawai Puskesmas Julok, apakah mereka dipungli atau tidak. “Baru bisa kita katakan terjadi pungli kalau yang punya uang tak setuju uangnya dipotong. Tapi, kalau mereka setuju itu berarti mereka memberi dan bukan pungli,” jelas Kompol Carlie.

Tak tolerir pungli
Ia juga mengatakan, Kadis Kesehatan Aceh Timur, H Kamarullah tak menolerir bawahannya yang melakukan pungli. “Pada gelar perkara kemarin (Kamis), kami mengonfirmasi Kadiskes dan beliau mengatakan tidak menolerir pungli,” ungkap Carlie

Seperti diberitakan sebelumnya, bendahara dan operator Puskesmas Julok, Aceh Timur, MS (35) dan F (32), tertangkap tangan melakukan pungli jasa medis yang diklaim ke BPJS setempat. Keduanya ditangkap Tim Saber Pungli Aceh Timur pada Selasa (2/5) pukul 11.30 WIB saat menyerahkan uang jasa medis kepada 65 pegawai Puskesmas dan memotong Rp 450.000 (15 persen) dari setiap orang.(c49) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id