PA Ingin Tunjukkan Kontrol Penuh di DPRA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PA Ingin Tunjukkan Kontrol Penuh di DPRA

  • Reporter:
  • Kamis, Mei 4, 2017
PA Ingin Tunjukkan Kontrol Penuh di DPRA
Foto PA Ingin Tunjukkan Kontrol Penuh di DPRA

BANDA ACEH – Perubahan Alat Kelangkapan Dewan (AKD) DPRA sudah dilakukan secara serentak pada masing-masing komisi di DPRA, Selasa (2/5). Hasil perubahan komposisi AKD menunjukkan, Partai Aceh (PA) mendominasi di semua komisi, bahkan komisi I hingga komisi IV semuanya diketuai oleh kader-kader PA.

Hal ini dianggap oleh pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada MA, sebagai cerminan sikap PA yang ingin menunjukkan kontrol penuh di parlemen (DPRA). “Penguasaan AKD secara mayoritas dan tidak memberikan ruang bagi partai lain untuk menduduki jabatan, itu sikap yang ingin menunjukkan kontrol penuh di parlemen (DPRA),” kata Aryos Nivada kepada Serambi di Banda Aceh, Rabu (3/4).

Menurut Aryos, hal itu dilakukan PA, karena itulah satu-satunya upaya PA untuk membangun bargaining (tawar-menawar) politik dan konsensus terhadap posisi eksekutif–ke depan–yang menang pada Pilkada 2017. Dengan harapan, PA bisa melibatkan dalam setiap kebijakan dan program yang akan dijalankan eksekutif nantinya.

Selain itu, lanjutnya, perubahan AKD yang menunjukkan kuasa penuh oleh PA, juga ingin menunjukkan kepada publik bahwa Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) masih kuat yang dimotori oleh PA.

Menurut Aryos, pesan yang tersirat lainnya adalah secara politik PA ingin menyampaikan bahwa pemenang Pilkada 2017, yakni Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, ke depan harus membangun komunikasi politik dengan PA. “Jika ingin kebijakan dan program yang dijanjikan dapat direalisasi,” sebut Aryos.

Pun demikian, penguasaan AKD oleh PA itu tidak berdampak signifikan jika komunikasi politik yang dibangun eksekutif ke depan berhasil ditambah lagi jika terbentuknya koalisi baru di DPRA. Hal itu tentunya akan memudahkan urusan dukungan untuk realisasi kebijakan Irwandi Yusuf yang sudah dijanjikan kepada masyarakat Aceh.

“Jika ingin membangun kepercayaan dan menjalin komunikasi politik yang baik, maka idealnya dapat dilibatkan partai pengusung Irwandi Yusuf dalam jabatan di AKD. Satu hal terpenting bahwa Koalisi Aceh Bermartabat masih mengontrol penuh parlemen di DPRA,” pungkas Aryos.

Kemarin, Aryos juga mengomentari terpilihya Irwandi Yusuf sebagai Ketua Umum PNA. Menurutnya, terpilihnya Irwandi dianggap sangat tepat dikarenakan PNA membutuhkan sosok Irwandi Yusuf untuk meningkatkan elektabilitas partai tersebut.

“Ketokohan Irwandi Yusuf sangat mengakar di masyarakat Aceh, apalagi ada upaya Irwandi untuk memperjuangkan kepentingan publik masyarakat Aceh melalui jalur partainya,” sebut Aryos.

Di internal PNA, ulasnya, belum ada yang bisa mengimbangi ketokohan Irwandi Yusuf. Untuk itu, ke depan PNA harus mampu melakukan kaderisasi agar bisa lepas dari bayang bayang ketokohan Irwandi. PNA sebagai partai mampu melahirkan tokoh hebat sebagai pejuang kepentingan masyarakat Aceh, khususnya pelayanan publik.

Selain itu, Irwandi dipandang tepat sebagai ketua partai karena posisi sebagai ketua partai dapat digunakan untuk mengontrol kader-kadernya yang tidak baik.

Terakhir, Irwandi sadar betul bahwa dirinya memerlukan posisi ketua agar semakin mudahkan berkomunikasi dengan lintas partai.

“Saya memprediksi, ke depan PNA akan mendapatkan kursi di parlemen yang signifikan. Akan tetapi, jika PNA melupakan konstituen, bisa dipastikan PNA akan ditinggalkan dan akan sama seperti partai lainnya yang usang ditinggal pergi pendukung dan kadernya,” pungkas Aryos Nivada.

Irwandi sendiri menargetkan pada pileg mendatang partainya akan meraih lima kursi di DPRA, lebih banyak dua dibanding selama ini hanya tiga kursi. Salah satu kursi PNA di DPRA justru diraih Darwati A Gani, istri Irwandi Yusuf. (dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id