Aceh Usul Tambah Dapil | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Usul Tambah Dapil

Aceh Usul Tambah Dapil
Foto Aceh Usul Tambah Dapil

* Idealnya Aceh Miliki Empat Dapil

JAKARTA – Aceh mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2019. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilu (Pansus Pemilu) DPR RI.

Dua anggota DPR Aceh, Abdullah Saleh dari Fraksi Partai Aceh (PA) dan T Iskandar Daoed dari Partai Demokrat mengatakanhal itu kepada Serambi di Jakarta, Rabu (3/5).

“Usulan penambahan dapil Aceh sudah kita sampaikan ke Pansus RUU Pemilu. Kita harapkan usulan kita diakomodir,” kata Abdullah Saleh.

Selama ini Aceh terbagi kepada dua Dapil. Dapil 1 meliputi Banda Aceh, Sabang, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, Singkil, Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Sedangkan Dapil Aceh 2 terdiri dari Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

Abdullah Saleh dan T Iskandar Daoed mengatakan, dapil yang ada saat ini sangat jauh dari segi keterwakilan. “Satu dapil meliputi 15 kabupaten/kota, benar-benar tidak logis, apabila dilihat dari luas wilayah dan keterwakilan daerah. Karena itu kita ingin ada tambahan satu atau dua dapil lagi,” kata Abdullah Saleh.

Politisi Demokrat, T Iskandar Daoed menambahkan, penambahan dapil bisa dilakukan untuk wilayah barat selatan dan tengah tenggara Aceh. “Ini sudah pernah diusulkan, tapi waktu itu belum ditanggapi. Mudahan-mudahan kali ini mendapat respons yang baik,” harap Iskandar Daoed.

Iskandar Daoed menambahkan, anggota DPR RI dari Dapil Aceh saat ini pasti kesulitan mengunjungi masyarakat di dapilnya, karena wilayah yang akan dikunjungi begitu banyak dan luas. “Ini tentu merugikan masyarakat pemilih, dan menurunkan kadar demokrasi,” ujar dia.

Usulan penambahan dapil juga disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Diharapkan lembaga penyelenggara pemilu tersebut menanggapi usulan Aceh. Iskandar dan Abdullah Saleh menilai, idealnya Aceh memiliki empat Dapil, dengan cara itu antara pemilih dan orang yang dipilih memiliki kedekatan dan keterwakilan.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi, saat dimintai tanggapannya tadi malam mengaku mengetahui adanya usulan penambahan dapil oleh anggota DPRA tersebut. Ia mengatakan, jika ada penambahan dapil maka akan semakin terwakili kabupaten/kota untuk pemilihan calon anggota DPR RI pada Pemilu 2019 nanti.

“Semakin banyak (dapil) semakin terwakili kabupaten/kota untuk DPR RI. Ini ide yang bagus saya rasa, dan sesuatu yang baik yang diusulkan oleh anggota DPRA ke pusat. Empat dapil saya rasa lebih representatif keterwakilannya,” sebut Ridwan Hadi.

Pun demikian, KIP Aceh terkait hal itu tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju. Sebagai penyelenggara, KIP Aceh baru akan menjalankan jika sudah diputuskan oleh undang-undang. Menurut Ridwan Hadi, keputusan untuk penambahan dapil itu harus dibuat dalam undang-undang. “Nanti diputuskan oleh pusat melalui UU Pemilu Legislatif,” sebutnya.

Meski demikian, tentunya hal tersebut karena menyangkut aturan untuk Aceh, maka tetap harus mendapat pertimbangan dari DPRA sebagaimana diamanahkan dalam UUPA. “Yang jelas usulan ini sudah cukup baik, DPRA dengan kita (KIP Aceh) belum ada komunikasi tapi kita tahu terkait usulan ini,” pungkas Ridwan Hadi.(fik/dan) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id