Bendahara Puskesmas Tertangkap Tangan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bendahara Puskesmas Tertangkap Tangan

Bendahara Puskesmas Tertangkap Tangan
Foto Bendahara Puskesmas Tertangkap Tangan

* Lakukan Pungli Rp 450.000/Petugas Medis

IDI – Seorang bendahara dan seorang operator Puskesmas Julok, Aceh Timur, berinisial MS (35) dan F (32), tertangkap tangan melakukan pungutan liar (pungli) atas jasa medis yang diklaim ke BPJS setempat.

Keduanya ditangkap tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) pada Selasa (2/5) pukul 11.30 WIB, saat menyerahkan uang jasa medis yang dicairkan dari BPJS, kepada 64 pegawai Puskesmas sekaligus melakukan pemotongan rata-rata Rp 450.000/orang (15 persen) dari jasa medis yang diamprah untuk masing-masing petugas yang mendapat hak antara Rp 2,4 hingga Rp 3 juta per orang.

“Dari kedua staf Puskesmas Julok itu, kami mengamankan uang sebesar Rp 25.113.000 yang diduga hasil pemotongan atas jasa medis pegawai Puskesmas Julok tersebut,” kata Kompol Carlie Syahputra, Ketua Pelaksana Tim Saber Pungli Aceh Timur, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap kedua oknum pegawai Puskesmas Julok ini, diperoleh informasi bahwa kutipan sebagai biaya tak resmi pengurusan klaim jasa medis ini, sudah berlangsung bertahun-tahun. Terkait hal ini, Kepala Puskesmas Julok dan Kadiskes Aceh Timur, belum berhasil dikonfirmasi Serambi, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat (sms) yang dikirim ke nomor ponsel kedua pejabat tersebut.

Ketua Tim Saber Pungli Aceh Timur, Kompol Carlie Syahputra, mengatakan bahwa Opaerasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kedua oknum pegawai Puskesmas ini berawal dari masuknya sebuah surat pada Selasa (3/5) pagi, yang menginformasikan kepada tim Saber Pungli bahwa di Puskesmas Julok sedang terjadi pungli atas dana jasa medis pegawai, oleh oknum bendahara dan operator Puskesmas tersebut.

Tim OTT pun langsung merespon laporan itu dan mendapati tersangka berikut barang bukti hasil pungli. Dari pemeriksaan sementara, oknum bendahara yang melakukan pungli baru dua bulan duduk di jabatan tersebut. Berat dugaan, pungli ini dijalankannya atas perintah atasan dan sudah berlangsung lama.

“Untuk membuktikannya, kami akan memeriksa bendahara sebelumnya, dan melakukan gelar perkara, untuk mencari tahu indikasi mengalirnya uang hasil pungli ini kepada atasan di dinas terkait,” Kompol Carlie.

Ia menambahkan, setiap masyarakat yang mengetahui adanya tindakan terindikasi pungli, bisa melapor kepada tim yang dipimpinnya melalui pesan singkat ke SMS Center Tim Saber Pungli Aceh Timur di nomor 082166322212. “Begitu menerima informasi, kami akan langsung menindaklanjutinya. Tapi tolong, jangan fitnah,” tukasnya.(c49) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id