Program Distribusi Air Bersih belum Jalan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Program Distribusi Air Bersih belum Jalan

Program Distribusi Air Bersih belum Jalan
Foto Program Distribusi Air Bersih belum Jalan

* Sejak Diluncurkan Tiga Bulan Lalu

MEUREUDU – Upaya pihak Palang Merah Indonesia dalam hal distribusi air bersih untuk warga korban gempa di sebagian wilayah Pidie Jaya, hingga saat ini belum berjalan, meski seremonial peluncuran program yang dikelola PMI Pijay ini sudah dilakukan sejak 14 Februari 2017. Sehingga warga korban gempa, saat ini masih kesulitan mendapat pasokan air bersih.

Program penyediaan air bersih yang digagas PMI ini masih terkendala pekerjaan rehab kolam tampung (intake) yang sama sekali belum dilakukan. Padahal seremonial peletakan batu pertama untuk pekerjaan rehab kolam itu sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Ketua PMI Pijay, Fakhruzzaman Hasballah, mengaku belum berjalannya program tersebut karena pengerjaannya harus melalui mekanisme tender.

“Saat ini tender proyek untuk delapan item pekerjaan sedang dilakukan dan ditargetkan dalam bulan Mei ini, kolam penampungan itu sudah direnovasi untuk kemudian airnya dialirkan ke rumah-rumah warga,” ungkapnya, Rabu (3/5).

Menurutnya, ada delapan item yang masuk dalam pekerjaan tersebut, yakni rehabilitasi kolam sumber air bersih, pembangunan tempat wudhuk, rehabilitasi sumur bor, pembangunan MCK, revitalisasi saluran, paving blok halaman kolam, penataan tempat parkir roda dua, dan rabat beton di sekitar lokasi kolam.

Ketua LSM Public Tranparancy (PuTra) Pidie Jaya, Zikrillah, kemarin mengatakan, bantuan pemulihan pascagempa ini menjadi objek pemantauan pihaknya, karena masyarakat saat ini sangat kesulitan mendapat air bersih.

Sayangnya, lembaga yang dipercaya untuk melaksanakan program penyediaan air bersih tidak mampu bergerak cepat dalam merespons kebutuhan yang bersifat darurat. Seperti penyediaan air bersih ini. “Masyarakat korban gempa mendesak agar fasilitas publik ini segera dikerjakan, dan masyarakat berhak memantau kinerja lembaga yang mengelola segala bentuk bantuan yang didapat dengan mengatasnamakan korban bencana,” tukasnya.(c43) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id