Api Hanguskan 26 Ruko di Labuhan Haji | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Api Hanguskan 26 Ruko di Labuhan Haji

Api Hanguskan 26 Ruko di Labuhan Haji
Foto Api Hanguskan 26 Ruko di Labuhan Haji

TAPAKTUAN – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Aceh Selatan. Kali ini, 26 unit rumah toko (ruko) semipermanen di kawasan Pasar Indrapura, Desa Manggis Harapan, Kecamatan Labuhan Haji, musnah terbakar. Musibah yang terjadi Selasa (2/5) sekitar pukul 02.30 WIB itu tidak menyebabkan korban jiwa, namun kerugian para korban ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH yang dikonfirmasi Serambi mengaku prihatin atas kebakaran yang beruntun itu dan akan memberikan bantuan yang sama seperti diberikan kepada korban kebakaran Bakongan dan Kota Fajar belum lama ini.

Untuk tujuh hari pertama, menurutnya, diberikan bantuan masa panik kepada para korban. Kemudian, dibentuk panitia posko bencana, baru kemudian dilakukan upaya rekonstruksi ruko-ruko yang terbakar itu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Selatan, Sufli yang dikonfirmasi terpisah menceritakan, untuk memadamkan kobaran api pihaknya mengerahkan lima mobil armada pemadam kebakaran (damkar), yakni satu unit dari Labuhan Haji, satu unit dari Meukek, dua dari Tapaktuan, dan satu unit lagi dari Aceh Barat Daya (Abdya). “Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB,” ungkap Safli yang saat kejadian langsung turun ke lokasi.

Pagi itu, menurut Safli, pihaknya langsung mendirikan dapur umum dan tenda darurat untuk korban kebakaran tersebut. Namun, tenda-tenda tersebut hanya ditempati oleh sebagian korban, sebab sebagian besar mereka lebih memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

“Ya, kita di sini kalau ada musibah langsung ditampung oleh saudara, makanya korban kebanyakan menumpang di rumah saudara mereka,” jelas Safli.

Selain penanganan dari Muspika Labuhan Haji, BPBK, dan Dinas Sosial setempat, pada hari itu juga Bupati Aceh Selatan bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) Aceh Selatan juga turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban kebakaran. “Tadi Bapak Bupati juga sudah turun menyerahkan bantuan masa panik untuk para korban,” ujar Safli.

Sesuai data sementara yang diperoleh pihak BPBK Aceh Selatan, total ruko yang ludes terbakar itu 26 unit. Penghuninya 28 kepala keluarga (KK), terdiri atas 91 jiwa, meliputi 40 laki-laki, 51 perempuan.

Untuk sementara, kerugian ditaksir lebih kurang Rp 5,5 miliar. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, dua warga sempat mengalami luka-luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Safli.

Sementara itu, Camat Labuhan Haji, Teuku Masri yang dikonfirmasi Serambi terpisah mengaku ke-26 unit ruko yang berada di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan tersebut seluruhnya ditempati oleh pedagang. Sebagian besar bangunan yang berderetan tersebut berkonstruksi kayu atau semipermanen.

“Karena berkonstruksi kayu, api begitu cepat menjalar. Hanya satu jam saja ruko beserta isinya musnah terbakar dan rata dengan tanah,” ungkap Teuku Masri yang saat kejadian langsung menghubungi Serambi.

Informasi yang diterima dari lokasi kejadian, sumber api berasal dari salah satu ruko. Sejumlah warga menduga api tersebut dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik, sehingga dalam sekejap puluhan ruko di deretan tersebut ludes terbakar.

“Api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya yang juga berkonstruksi kayu,” ungkap seorang warga di lokasi kejadian. (tz) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id