Irwandi Pimpin PNA | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Irwandi Pimpin PNA

Irwandi Pimpin PNA
Foto Irwandi Pimpin PNA

BANDA ACEH – Kongres I Partai Nasional Aceh (PNA) yang berlangsung sejak Senin-Selasa (1-2/5) di Amel Convention Hall, Banda Aceh telah memilih Irwandi Yusuf sebagai ketua umum partai itu untuk lima tahun ke depan. Irwandi terpilih secara aklamasi setelah 22 Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PNA se-Aceh mengusulkan dirinya sebagai ketua.

Sekretaris PNA, Miswar Fuady dalam konferensi pers usai penutupan kongres, kemarin mengatakan, dari 23 pengurus kabupaten/kota PNA se-Aceh, sebanyak 22 pengurus mengusulkan Irwandi Yusuf sebagai calon ketua. Hanya satu DPW yang mengusulkan Darwati A Gani sebagai calon ketua umum.

“Kemudian setelah diusulkan kita memintai kesediaan, rupanya Ibu Darwati tak bersedia. Sehingga tinggal satu nama yaitu Pak Irwandi Yusuf dan nama inilah terakhir yang disepakati secara aklamasi menjadi dan ditetapkan sebagi ketua umum DPP PNA,” kata Miswar.

Pemilihan ketua umum PNA itu berlangsung tertutup. Kongres diikuti oleh 23 pengurus wilayah dan 284 pengurus kecamatan atau DPK seluruh Aceh. Pemilihan ketua baru dilakukan pada hari kedua, sedangkan pada hari pertama kongres, para pengurus dan kader PNA membahas perubahan AD/ART partai.

Setelah menetapkan Irwandi sebagai ketua terpilih, para peserta kongres juga menetapkan 12 orang formatur, tim formatur ini nantinya yang akan membentuk pengurus atau struktrul partai yang baru. Ke-12 orang itu adalah Samsul Bahri, Muslem Hasballah, Sayuti Abu Bakar, Nurdin Ramli, Miswar Fuady, M Rizal Falevi Kirani, Tarmizi, Lukman Age, Misbahul Munir, Bakhtiar Syarbaini, Asiah Uzia, dan Darwati A Gani.

Selain memilih ketua, agenda besar lainnya Kongres I PNA adalah pembahasan perubahan nama lambang dan struktural partai.

PNA mengubah nama, lambang, dan struktural, karena pada Pileg 2014 partai tersebut tidak memperoleh suara maksimal yang dipersyaratkan oleh aturan ambang batas pemilu (electoral threshold). Hal itu membuat PNA tidak bisa lagi bertarung pada pileg mendatang, kecuali dengan nama, lambang, dan struktural yang baru.

Dalam kongres, kemarin, mencuat tiga nama yang kemudian disepakati. Ketiga calon nama partai baru itu tetap menggunakan singkatan PNA.

Adapun tiga nama yang disepakatai adalah, partai negeriku Aceh, partai nanggroe Aceh, dan partai negeri Aceh. Nantinya nama-nama baru itu akan dikonsultasi dengan Kemenkumham.

PNA juga mengubah lambang, mereka membubuhkan gambar bintang bulan yang mengarah ke sudut kanan atas (diagonal) untuk lambang yang baru.

Sementara itu, ketua umum terpilih, Irwandi Yusuf mengatakan, bagi seluruh pengurus, kader, dan simpatisan tak mempersoalkan perubahan nama, lambang, dan strutural, toh nama partai tetap disingkat dengan P, N, dan A.

“Tidak ada masalah, yang penting ke depan kita meneruskan yang telah baik, tinggal memformat ulang yang kurang bagus selama ini, tidak ada visi misi baru, hanya bekerja untuk Aceh,” kata Irwandi.

Mantan ketua MPP PNA itu juga mengatakan, ke depan seluruh kader akan bekerja keras untuk membentuk partai yang solid dan menyiapkan kader yang bermutu seperti yang diharapkan masyarakat. Baginya, bukan

sesuatu yang mudah untuk mendapatkan suara dari masyarakat. “Soal pengkaderan kita sudah siap, semua kader yang bekerja selama ini. Soal ganti nama itu tidak masalah, yang penting tetap solid,” ujarnya.

Irwandi juga menegaskan, bahwa PNA ke depan siap bekerja sama dengan partai manapun di Aceh untuk membangun Aceh yang lebih baik. Ditanya apakah ada partai yang ia takuti dan akan menjadi pesaing terberat dalam kancah politik Aceh, Irwandi menegaskan PNA didirikan bukan untuk itu. “Kami tidak membangun rivalitas, tapi kami membangun partnership dengan siapapun,” pungkas Irwandi Yusuf. (dan) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id