Oknum Satlantas Abdya Dilapor ke Propram Polda Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Oknum Satlantas Abdya Dilapor ke Propram Polda Aceh

Oknum Satlantas Abdya Dilapor ke Propram Polda Aceh
Foto Oknum Satlantas Abdya Dilapor ke Propram Polda Aceh

URI.co.id, BANDA ACEH – Murhazli, warga Desa Alu Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (2/5/2017) melaporkan oknum Satlantas Polres Abdya, Brigadir RZ, ke Propam Polda Aceh terkait pelanggaran kode etik yang dilakukan pelaku.

Laporan itu diterima oleh Bripka Ridwansyah Mizan SH dengan nomor laporan STPL/35/V/2017/Yanduan tertanggal 2 Mei 2017. 

“Laporan ini kita lapor terkait dengan pelanggaran disiplin dank ode etik profesi Polri,” kata Kuasa Hukum Murhazli, Miswar kepada Serambi seusai membuat laporan. 

Sebelumnya,  RZ memukul Murhazli hingga muntah darah di salah warung Kopi atau sekitar pangkalan terminal labi‑labi trayek Blang Pidie‑Babahrot, Selasa (18/4/2017) lalu. 

Miswar meminta kepada Kapolda Aceh agar laporan tersebut diproses secepatnya karena pelaku sudah melanggar profesi Polri.

Menurutnya, pelaku melanggar Pasal 4 huruf (f), Pasal 5 huruf (a) dan 6 huruf (q) PP RI No 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri dan tidak menjalankan tugas secara professional, proporsional dan prosedural sebagaimana dimaksud Pasal 7 ayat (1) huruf (c) Peraturan Kapolri No 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

“YARA meminta Kapolda agar pelaku dicopot dari jabatannya karena dengan prilaku buruknya telah merusak citra kesatuan Polri dan telah meresahkan masyarakat Abdya,” ujarnya. 

Sementara Murhazli menduga pangkal masalah dipukul dirinya oleh RZ karena ia tidak membayar uang setoran labi-labi (pungutan liar) kepada pelaku selama dua bulan dengan setoran perbulan Rp 35 ribu. Sehingga pelaku memukulnya hingga muntah darah dan pingsan.

Murhazli membantah jika pemukulan itu terjadi berawal dari adanya cek cok antara Murhazli dengan abangnya RZ.

Pihaknya sudah memastikan bahwa tidak ada kaitan dengan kasus itu. Tetapi lebih karena tidak dibayarnya uang setoran kepada RZ. (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id