Buruh Aceh Tuntut Pergub Meugang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Buruh Aceh Tuntut Pergub Meugang

Buruh Aceh Tuntut Pergub Meugang
Foto Buruh Aceh Tuntut Pergub Meugang

BANDA ACEH – Buruh Aceh meminta Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, segera mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 72 tahun 2015 tentang tunjangan meugang bagi buruh jelang ramadhan dan lebaran. Usulan pergub tersebut sudah disampaikan serikat pekerja kepada gubernur sejak setahun lalu tapi hingga kini belum dikeluarkan juga.

Desakan itu disampaikan Ketua Aliansi Buruh Aceh (ABA) Drs Tgk Syaiful Mar dalam orasinya damai aksi hari buruh sedunia (May Day) di halaman Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (1/5). Aksi yang diikuti oleh sejumlah serikat pekerja di Aceh itu disambut oleh anggota DPRA dan DPRK Banda Aceh, Bardan Sahidi dan Irwansyah.

Didampingi Sekretaris ABA, Habibi Inseun, Syaiful menjelaskan, usulan itu disampaikan agar terbitnya peraturan tentang tunjangan meugang. Mengenai jumlah tunjangan, itu tergantung kemampuan masing-masing perusahaan.

“Pergub tunjangan Meugang katanya sudah sampai ke Biro Hukum Setda Aceh, tapi sampai kini belum keluar Pergubnya sementara meugang sudah dekat,” kata Syaiful. Aksi tersebut diikuti sejumlah serikat pekerja seperti FSPMI, Aspek Indonesia, FSPTI Kota Banda Aceh, FKUI-SBSI, SP Pos Indonesia, PGRI, TUCC, SP LHI-F ISI, FS PPP Tamiang, SPKA, SPAM, SP Imara. Setelah berorasi, massa kemudian melakukan donor darah yang dipusatkan di Kantor Aliansi Buruh Aceh, gampong Peuyerat, Banda Aceh.

Dalam aksi kemarin, buruh juga menuntut agar upah minimum provinsi (UMP) Aceh tahun 2018 dinaikan menjadi Rp 3.150.000 dari selama ini Rp 2.500.000. Sayangnya, masih banyak perusahaan di Aceh yang belum menerima besaran UMP yang telah ditetapkan oleh Gubernur Aceh.

“Mau tidak mau, senang tidak senang, itulah tuntutan buruh, karena kita sudah merdeka 74 tahun lalu tetapi kita masih tertindas dan masih terzalimi karena tidak sesuai dengan isi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” kata Sayiful Mar.

Sementara anggota DPRA, Bardan Sahidi juga mendukung permintaan kenaikan UMP tersebut. Ia akan menyampaikan permintaan buruh tersebut kepada pimpinan DPRA dan Gubernur Aceh untuk diperjuangkan.(mas/awi) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id