Buruh Turun Jalan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Buruh Turun Jalan

Buruh Turun Jalan
Foto Buruh Turun Jalan

* Tuntut Gaji Layak dan Awasi Perusahaan

MEULABOH – Hari Buruh atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei diwarnai dengan aksi massa yang menamakan dirinya Pemuda Mahasiswa untuk Buruh (Pemburu) turun ke jalan, Senin (1/5). Massa dalam aksinya menyatakan sejumlah tuntutan antara lain meminta pemerintah mengawasi perusahaan agar membayar upah sesuai standar upah minum provinsi (UMR).

Aksi demo di depan gedung DPRK di Meulaboh tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Peserta aksi membawa spanduk, pengeras suara dan bendera organisasi serta membagikan selebaran kepada masyarakat. Massa secara bergantian menyampaikan orasinya di depan gedung rakyat atau depan Bundaran Pelor Meulaboh.

Peserta aksi juga menyampaikan kepedihan yang dialami buruh agar mendapat perhatian pemerintah. Sejumlah kasus yang dialami buruh masih mendominasi di Indonesia seperti di Aceh Barat adanya pekerja yang dilaporkan oleh perusahaan ke polisi dan masih ada buruh yang mendapat perlakukan tidak adil dari perusahaan.

Koordinator Aksi Deni Setiawan kepada wartawan mengatakan aksi demo tersebut menyuarakan sejumlah hal yang selama ini masih diabaikan pemerintah. Menurutnya buruh selama ini masih kurang mendapat haknya. “Persoalan gaji buruh yang masih rendah harus menjadi perhatian pemerintah. Ini kami melihat lebih kepada kurangnya pengawasan pemerintah kepada perusahaan,” katanya.

Aksi demo turut penampilan teatreikal peserta yang menggunakan topeng dengan menyuarakan nasib nelayan Aceh Barat yang saat ini tengah menjalani proses hukum di pengadilan.

Unjuk rasa Hari Buruh kemarin juga terjadi di Nagan Raya dengan menggelar konvoi yang dimotori buruh yang tergabung dalam organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Nagan Raya, Senin (1/5). Aksi konvoi berlangsung di di sepanjang jalan di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur dengan pengawalan ketat petugas Polres Nagan Raya yang dipimpin Wakapolres Kompol Sutan Siregar.

Konvoi dimulai dari Lapangan Bolakaki PT Socfindo, Darul Makmur menuju ibukota kecamatan di Alue Bilie. Massa juga membawa sejumlah spanduk berisikan tuntutan kesejahteraan buruh, peningkatan kualitas kesehatan, serta jaminan keselamatan kerja yang lebih baik. Jamaluddin, ketua SPSI Nagan Raya kepada sejumlah wartawan mengatakan pihaknya meminta perusahaan memperhatikan kesejahteraan para pekerja dengan membayar upah yang layak.

Jamaluddin menegaskan para buruh juga meminta jaminan kesehatan yang lebih baik dan mudah dalam berobat ke rumah sakit serta tidak lagi menggunakan BPJS Kesehatan karena dinilai sangat banyak prosedur yang harus dilalui untuk berobat di rumah sakit.(riz/edi) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id