Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga Tangse | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga Tangse

Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga Tangse
Foto Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga Tangse

SIGLI – Kawanan gajah liar yang berjumlah sebelas ekor, kembali mengubrak-abrik kebun warga seluas 7 hektare di Gampong Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Pidie, Minggu (30/4) sore.

Kapolres Pidie AKBP M Ali Kadhafi SIK melalui Kapolsek Tangse, Iptu Nurman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pemilik kebun bernama Piaman, yang sempat berpapasan dengan kawanan gajah tersebut saat sedang memangsa tanaman di kebunnya.

“Selain mengubrak-abrik kebun milik Piaman (70), kebun lain yang menjadi sasaran hewan berbelalai itu yakni milik Alamsyah (35) dan Aris (45). Tanaman kebun yang dirusak gajah antara lain pinang dan kelapa. Kerugian pun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” kata Iptu Nurman Ali, kemarin.

Gerombolan gajah itu dilaporkan memasuki kawasan kebun pada Minggu (30/4) sore itu, saat Piaman hendak merawat tanaman di kebunnya. Dari kejauhan ia melihat sebelas ekor gajah sedang memangsa tanaman kebunnya. Setelah itu, kawanan hewan itu merangsek ke kebun di sebelahnya milik Aris dan Alamsyah.

Khawatir dirinya akan menjadi korban amuk gajah, Paiman pun lari terbirit-birit menuju perkampungan untuk memberitahukan peristiwa itu kepada warga lainnya.

Setelah menerima laporan dari warga, aparat Polsek Tangse bersama warga pun mendatangi lokasi dan mengupayakan pengusiran dengan cara membakar mercon, sambil menggiring kawanan gajah itu ke arah hutan.

Untuk sementara, upaya ini cukup berhasil. Namun, warga khawatir kawanan gajah itu akan kembali memasuki kebun warga, karena hewan merasa mudah mendapat makanan dari tanaman yang ada di kebun tersebut.

Kapolsek Tangse pun telah berkoordinasi dengan Muspika setempat terkait upaya menghalau gajah agar tidak kembali lagi ke kebun warga di kawasan itu. Hasil koordinasi tersebut, warga dan pihak keamanan sepakat untuk melakukan pengawasan di lokasi sekitar kebun. Hal ini untuk mencegah hewan itu kembali dan mencegah timbulnya korban jiwa akibat diamuk gajah.(aya) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id