Pelabuhan Tapaktuan Memprihatinkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pelabuhan Tapaktuan Memprihatinkan

Pelabuhan Tapaktuan Memprihatinkan
Foto Pelabuhan Tapaktuan Memprihatinkan

* Pengguna Jasa Kerap Rugi

TAPAKTUAN – Fasilitas di kompleks Pelabuhan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan dinilai cederung merugikan pengguna jasa. Selain fasilitas demaga yang tidak bisa disandari dua kapal secara bersamaan, gudang di kompleks pelabuhan tersebut juga tidak mampu menampung semen yang masuk, sehingga sebagiannya terpaksa diletakkan di luar gudang. Akibat kondisi tersebut, tiga perusahaan distributor semen di Tapaktuan kerap merugi.

“Fasilitas gudang sangat terbatas, yakni gudang beton tertutup hanya berkapasitas 25.000 zak, sedangkan gudang kayu tidak dapat menampung seluruh semen yang masuk, saat ini kondisinya rusak berat, selain bocor juga rawan kecelakaan,” kata Jawardi, direktur Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Putra Jaya Bumi kepada Serambi, Kamis (27/4). Dia sebutkan akibat kondisi tersebut pihaknya kesulitan saat memasukkan semen ke Pelabuhan Tapaktuan. Selain itu semen yang diletakkan di luar gudang juga terkena hujan.

“Kami seperti dianaktirikan, gudang tidak mencukupi kapasitas, fasilitas dermaga juga sangat terbatas, tidak bisa disandari dua kapal sekaligus,” tambah Guntur, dari PBM CP Aida & Co. Kedua perusahaan pengguna jasa pelabuhan ini meminta pemerintah segera menambah gudang beton tertutup di kompleks pelabuhan dan mebenahi dermaga pelabuhan agar dapat disandari dua kapal besar bersamaan.

“Kondisi ini menjadi salah satu penyebab terjadinya kelangkaan semen di Aceh Selatan. Sebab jika banyak semen yang masuk tidak tersedia gudang yang memadai,” ujar Guntur. Pantauan Serambi, kondisi gudang berkontruksi kayu dikompleks Pelabuhan Tapaktuan tampak bocor dan rawan ambruk karena sudah berusia puluhan tahun.

Sementara itu Pelaksana Harian Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP) Kelas III Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Amiruddin Hasibuan kepada Serambi mengatakan pada tahun 2015 dan 2016 UPP Kelas III sudah diusulkan rencana pembangunan gudang beton tertutup dan fasilitas lain termasuk perkantoran dan perpanjangan dermaga.

“Saya tidak mengetahui jelas dimana permasalahannya sehingga usulan pembangunan gudang beton tidak diterima. Hal ini juga akan kami sampaikan ke pimpinan,” katanya. Untuk diketahui, UPP Kelas III Tapaktuan berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.(tz) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id