Jalan Sepanjang 80 Km Rusak Parah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jalan Sepanjang 80 Km Rusak Parah

  • Reporter:
  • Minggu, April 30, 2017
Jalan Sepanjang 80 Km Rusak Parah
Foto Jalan Sepanjang 80 Km Rusak Parah

* Di Lintas Ranto Peureulak-Serbajadi

IDI – Jalan dari Gampong Beusa di Kecamatan Peureulak Barat, yang menghubungkan Kecamatan Ranto Peureulak dengan Peunaron, Serbajadi di Kabupaten Aceh Timur, bahkan tembus ke Kabupaten Gayo Lues, kondisinya rusak parah dan sulit dilintasi.

“Kondisi jalan sudah tak layak digunakan lagi. Karena sepanjang jalan dari Gampong Beusa sampai Serbajadi (sekitar 80 Km) badan jalan penuh lubang dan sangat membahayakan pengendara,” ungkap Ardi (25) warga Peunaron, Sabtu (29/4).

Menurut Ardi, kerusakan badan jalan semakin parah karena setiap hari dilintasi truk sepuluh roda yang mengangkut material batu dari Serbajadi ke lokasi pengolahan (stone crusher) di Peudawa. “Muatan truk tersebut melebihi kapasitas jalan, sehingga jalan ini hancur,” tambah warga lainnya.

Warga menyayangkan minimnya perhatian pemerintah terhadap perawatan jalan lintas Aceh Timur-Gayo Lues ini. Pasalnya, jalan yang baru dibangun dua tahun itu kini sudah rusak parah tanpa ada upaya pemeliharaan dan pembatasan terhadap truk bertonase besar melintasi jalan ini. Sehingga warga dirugikan atas buruknya akses antarkabupaten itu.

Selain rusak berat akibat dilintasi truk bertonase besar, di lintasan ini juga terdapat dua titik yang mengalami longsor. Yaitu di Gampong Seunebok Baro yang longsor akibat terkikis arus sungai karena tak ada talud, dan di Gampong Bhom Lama yang longsor tergerus arus Sungai Peureulak.

“Longsor pada badan jalan ini sudah berlangsung lama, tapi belum juga ditangani pemerintah,” kata Ardi, warga setempat.

Warga berharap pemerintah melalui dinas terkait segera meninjau kerusakan badan jalan ini dan melakukan penanganan darurat agar tidak membahayakan para pelintas. Mengingat jalur antarkabupaten ini cukup ramai dilintasi kendaraan dari dua arah.(c49) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id