Polisi Rampungkan Berkas Penguras ATM | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Rampungkan Berkas Penguras ATM

Polisi Rampungkan Berkas Penguras ATM
Foto Polisi Rampungkan Berkas Penguras ATM

* Kasus Raibnya Rp 45 Juta Milik PNS Jambo Aye

LHOKSUKON – Penyidik Polsek Tanah Jambo Aye Aceh Utara mulai merampungkan berkas kasus pengurasan uang Rp 45 juta milik seorang PNS asal Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Uang itu dikuras oleh tersangka setelah mengelabui korban dengan menukar kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Ketiganya adalah Hendrik Hutasoit (37) asal Medan Amplas, Sumatera Utara, Riki Handoko (34) asal Kota Padang, Sumatera Barat, dan Riski Hasudungan (38) asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Mereka saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Langsa, atas kasus yang sama yang mereka lakukan di wilayah hukum Polres Langsa beberapa waktu lalu. Mereka divonis masing-masing setahun penjara oleh Pengadilan Negeri Langsa.

Untuk diketahui, pada 11 Oktober 2016, PNS asal Jambo Aye, Ratna Juwita melapor kehilagan uang Rp 45 juta ke Polsek Tanah Jambo Aye. Uang itu hilang dari rekeningnya setelah kartu ATM-nya ditukar seorang pria yang menawarkan jasa saat ia gagal menarik uang di ATM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Desa Ceumpeudak, Tanah Jambo Aye.

Ratna mengetahui uang tersebut sudah dicairkan oleh pria penukar ATM itu dengan cara ditarik langsung melalui ATM dan transfer, setelah mengeprint buku tabungannya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi kepada Serambi, Jumat (28/4) mengatakan, penyidik sudah mengirim surat pemberitahuan dimulai penyidikan (SPDP) kepada jaksa peneliti berkas Kejari Aceh Utara. “Sekarang kami sudah mulai merampungkan berkas kasus itu,” katanya.

Disebutkan, jika berkas sudah rampung, akan segera dikirim ke jaksa. Selanjutnya, tersangka baru akan dilimpahkan ke jaksa jika berkas itu nanti dinyatakan lengkap, sebab tersangka saat ini sedang menjalani hukuman di Langsa setelah divonis dalam kasus tersebut.

“Dalam kasus ini penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, dan juga ketiga tersangka yang sudah diperiksa di Langsa beberapa waktu lalu,” katanya. Sehingga dalam kasus ini tak ada kendala dalam proses penyidikan.

Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Teguh Yano Budi menambahkan, ketiga tersangka kepada penyidik mengaku sudah merencanakan aksi tersebut terhadap siapa saja yan mereka temukan di mesin ATM.

Tersangka Hendrik saat itu berperan sebagai orang yang memasang potongan tusuk gigi di slot kartu ATM. Tujuannya, saat ada warga yang hendak menarik uang di ATM, kartu ATM tidak terbaca oleh mesin.

Lalu, tersangka lainnya, Riski, berpura-pura menolong korban, lalu menukar kartu ATM korban dengan yang palsu, dan mengintip saat korban menekan PIN ATM. Sedangkan Riki menunggu di mobil saat dua temannya beraksi di mesin ATM bersebut.(jaf) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id