PENAS KTNA Sebentar Lagi, Jalan ke Gampong Cokelat belum Diperbaiki | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PENAS KTNA Sebentar Lagi, Jalan ke Gampong Cokelat belum Diperbaiki

PENAS KTNA Sebentar Lagi, Jalan ke Gampong Cokelat belum Diperbaiki
Foto PENAS KTNA Sebentar Lagi, Jalan ke Gampong Cokelat belum Diperbaiki

URI.co.id, MEUREUDU – Kendati  jadwal kunjungan peserta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas-KTNA) ke XV Aceh ke “Gampong Cokelat” Desa  Reuleuet, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya , kini hanya tersisa  sepekan lagi. Namun  jalan menuju Gle Uteuen Seuntang hingga kini belum juga diperbaiki.

Dinas terkait di tingkat provinsi termasuk pemkab setempat dinilai kurang respon terhadap hal tersebut.

Buktinya, walaupun lokasi tersebut sudah beberapa kali ditinjau tim, bahkan sekitar setahun setengah yang lalu pejabat Disbun Aceh sudah  bertandang ke sana untuk maksud sama, namun hingga kini belum ada titik temu. Provinsi dan kabupaten terkesan “buang badan”. Alasannya, tidak  tersedia dana.

Terakhir, tim kabupaten dipimpin Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Ir Jailani beuramat bersama Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Burhanuddin SP serta Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pijay berkunjung melihat kondisi lapangan.

Kunjungan ini pun lagi-lagi alasan serupa yaitu tidak tersedianya dana untuk perbaikan badan jalan sekitar 500 meter.

Seusai melakukan peninjauan disimpulkan, untuk memperbaiki alakadar atau asal bisa dilintasi saja jalan yang terjal dan menekung itu, setidaknya butuh dana antara Rp 300 juta – Rp 400 juta. Dana sebesar itu, sama sekali tidak ada sumber sama sekali.

Sementara Kadisbunnak Pijay mengatakan, pihaknya hanya mampu menanggung alakadar semisal gotong royong masyarakat dan snaek untuk tamu.

Walaupun jalan belum diperbaiki, namun kunjungan ke “Gampong Cokelat” Reuleuet Kecamatan Ulim telah diagendakan panitia Penas tingkat pusat dan provinsi.

Seperti disampaikan Ir Teuku Iskandar MSi, salah seorang panitia menjawab serambinews,com.

Katanya, dua lokasi widiya wisata atau kunjungan lapangan peserta Penas ke Pijay meliputi Gampong Cokelat dan unit pengolahan biji coklat  di Gampong Baroh Musa, Kecamatan Bandarbaru tetap dilakukan.

Kalau memang tak bisa dilewati bus berbadan lebar, ya terpaksa ganti armada,” kata T iskandar yang juga mantan Kepala Balai Pengkajian Tehnologi Pertanian (BPTP) Aceh.       (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id