Muharuddin: Jangan Terjemahkan Macam-macam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Muharuddin: Jangan Terjemahkan Macam-macam

Muharuddin: Jangan Terjemahkan Macam-macam
Foto Muharuddin: Jangan Terjemahkan Macam-macam

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPRA), Tgk Muharuddin mengatakan, dalam Sidang Paripurna DPRA hari ini, ada beberapa agenda yang akan disahkan. Antara lain, pergantian personel alat kelengkapan DPRA, termasuk ketua-ketua fraksi.

“Pergantian personel pada alat kelengkapan DPRA itu adalah hal yang biasa. Jadi, tidak perlu diterjemahkan macam-macam, apalagi ke arah yang negatif,” kata Muharuddin kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis (27/4), seusai Rapat Badan Musyawarah DPRA.

Muhar menjelaskan, dari enam agenda yang dibahas dalam rapat Bamus DPRA kemarin, hanya lima yang disetujui untuk dibawa ke dalam sidang paripurna Jumat (28/4) siang ini.

Pertama, pengumuman perubahan susunan fraksi dan alat kelengkapana DPRA. Kedua, persetujuan terhadap pembentukan daerah otonomi baru (DOB) untuk Kota Meulaboh sebagai pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat.

Ketiga, persetujuan terhadap penetapan rencana pelepasan hak atas tanah dan bangunan dalam bentuk hibah kepada Kejaksaan Tinggi Aceh dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Keempat, persetujuan terhadap rencana kerja tahunan (RKT) DPR Aceh tahun 2017/Kelima, penetapan jadwal pembahasan RAPBA 2018.

Sedangkan agenda keenam, yakni rencana penetapan jadwal Sidang Paripurna LKPJ Gubernur tahun 2016, karena belum mendapat jawaban pasti dari Guberur Aceh jadwalnya, maka penetapan sidang paripurnanya ditunda.

Terkait dengan agenda Perubahan Susunan Fraksi dan Alat Kelengkapan DPRA, kata Muhar, masing-masing partai politik diharapkan telah menyerahkan personel anggota legislatifnya kepada Pimpinan DPRA pada Jumat hari ini, pukul 09.00-12.30 WIB, sehingga ketika sidang paripurnanya dilaksanakan setelah shalat Jumat sekitar pukul 14.30 WIB, tak ada lagi yang belum menyerahkan. Tujuannya, supaya pelaksanaan sidang paripurna tidak molor.

Muhar mengatakan, agenda yang hendak disahkan ada lima, makanya untuk agenda pengesahan pergantian personel ketua fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD), harus tuntas pada siang harinya.

Partai Aceh, kata Muhar, dapat dipastikan akan menyerahkan kepada Pimpinan DPRA pagi hari personel yang akan ditempatkan menjadi ketua fraksi, maupun anggota komisi, dan AKD lainnya.

Untuk menyikapi isi tata tertib DPRA itu, kata Muhar, Partai Aceh sudah membahasnya dua minggu lalu dan minggu ini sudah ada keputusannya. “Kita tinggal serahkan kepada pimpinan DPRA untuk dibacakan dalam sidang paripurna Jumat pagi,” katanya.

Menurut Muhar, partai lainnya juga diharapkan bisa menyerahkan personel anggota legislatif yang hendak ditempatkan sebagai ketua fraksi dan komisi-komisi, serta alat kelangkapan DPRA lainnya. (her) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id