BBPOM Segel Distributor Obat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BBPOM Segel Distributor Obat

BBPOM Segel Distributor Obat
Foto BBPOM Segel Distributor Obat

* Kesalahan Prosedur

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) Banda Aceh, Kamis (27/1) menghentikan sementara operasional distributor Pedagang Besar Farmasi (PBF) PT Bina San Prima (BSP) di Simpang Lamreung Lampeunurut, Aceh Besar. Dihentikan aktivitas distributor obat itu karena terjadi kesalahan prosedur dalam pendistribusian.

Para petugas BBPOM Banda Aceh mendata dan memeriksa obat-obatan yang berada di dalam gudang distributor tersebut. Selanjutnya beberapa rak obat disegel dengan pita, agar tidak didistribusikan lagi.

Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan (PP) BBPOM Banda Aceh, Drs Hasbi Apt MM kepada Serambi mengatakan, untuk sementara ini pihaknya menghentikan aktivitas distributor tersebut selama 21 hari ke depan, mereka tidak diperbolehkan menyuplai obatnya ke apotik maupun rumah sakit. Karena pihak distributor harus menyelesaikan beberapa persyaratan.

“Menurut pihak distributor pelanggaran itu dilakukan oleh oknum salesman, obat untuk rumah sakit atau apotik dibawa ke tempat lain,” ujarnya.

Selama dihentikan operasional, perusahaan tersebut diwajibkan melakukan penindakan dan pencegahan. Jadi pelanggaran yang ditemukan selama ini harus dapat diselesaikan, jika masalah itu sudah diperbaiki, maka baru mereka dapat mengajukan untuk dibuka kembali.

Sementara itu, Kepala BBPOM Banda Aceh, Dra Sjamsuliani Apt MM mengatakan, pihaknya akan terus mengambil tindakan tegas terhadap distributor maupun apotik yang melanggar aturan mengenai cara distribusi obat yang baik. Bahkan selama April 2017 mereka sudah menghentikan dua distributor obat dan dua apotik.

Karena, lanjutnya, obat-obatan jenis tertentu yang selama ini didistribusikan secara tidak jelas itu, akan berpotensi terjadinya penyalahgunaan obat-obatan. Apalagi obat itu ada jenis untuk terapi, yang juga mengandung psikotropika.(mun) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id