Gubernur Aceh Buka TTG XII di Tapaktuan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gubernur Aceh Buka TTG XII di Tapaktuan

Gubernur Aceh Buka TTG XII di Tapaktuan
Foto Gubernur Aceh Buka TTG XII di Tapaktuan

* Langsa Juara I Inovasi TTG Se-Aceh

TAPAKTUAN – Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, Kamis (27/4) membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Aceh di Kompleks Taman Pala Indah Reklamasi Pantai, Tapaktuan, ibu kota Aceh Selatan.

Even tingkat Provinsi Aceh tahun 2017 ini digelar bersamaan dengan pelaksanaan peringatan BBGRM Ke-14 dan HKG-PKK Ke-45, dihadiri seluruh bupati/wali kota se-Aceh.

Pada pembukaan itu, Ketua Dewan Juri Lomba Inovasi TTG 2017, Dr Ir Izarul Machdar MEng juga mengumumkan nama-nama juara pada Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Se-Aceh VII Tahun 2017.

Enam kabupaten/kota yang berhasil meraih juara adalah sebagai berikut: juara I diraih Nur Miswari dari Kota Langsa dengan alat pemuatan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Panitia memberinya Rp 14 juta uang pembinaan ditambah piala tetap, sertifikat, dan plakat.

Sementara itu, tuan rumah, Kabupaten Aceh Selatan meraih juara II melalui alat penanaman jagung semimekanis yang dirancang Arik Derianto ST. Kepadanya diberikan uang pembinaan Rp 12 juta ditambah piala tetap, sertifikat, dan plakat. Juara III diraih Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui karya inovasi yang diciptakan Franskiadi berupa alat pembersih rumput pada sawah ladang. Panitia memberinya Rp 10 juta uang, piala tetap, sertifikat, dan plakat.

Kemudian, juara harapan I diraih Kota Sabang melalui karya inovasi Robby Setiawan berupa lemari es multifungsi. Ia diberi hadiah uang pembinaan Rp 8 juta, piala tetap, sertifikat, dan plakat.

Sedangkan Ibnu Hajar dari Kabupaten Aceh Barat Daya melalui karyanya alat dan metode/budi daya madu lebah Linot berhasil tampil sebagai juara harapan II. Ia memperoleh uang pembinaan Rp 7 juta, piala tetap, sertifikat, dan plakat.

“Rahmad Purnama MEng dari Aceh Tamiang dengan judul alat TTG Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (Renewable Energy) untuk Pengairan Pertanian ditetapkan sebagai juara harapan III dan memperoleh uang pembinaan Rp 6 juta, ditambah piala tetap, beserta sertifikat dan plakat,” kata Ketua Dewan Juri Lomba Inovasi TTG 2017, Dr Izarul Machdar saat membacakan keputusan hasil seleksi tentang penetapan pemenang Lomba Inovasi TTG Se-Aceh VII Tahun 2017.

Dorong perubahan
Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah dalam sambutannya menyatakan bahwa teknologi merupakan salah satu faktor pendorong perubahan, baik perubahan di bidang ekonomi maupun sosial budaya masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, dan memberikan nilai tambah bagi kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“Oleh karena itu, berbagai upaya perlu kita tingkatkan untuk mendorong masyarakat lebih dekat dengan teknologi agar pemanfaatannya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, sehingga memberikan nilai tambah dan berdaya saing bagi masyarakat kita,” paparnya.

Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH menyampaikan penghargaan kepada semua pihak, baik di tingkat provinsi maupun daerah yang telah mendukung terselenggaranya perhelatan yang meriah tersebut. Menurut bupati, penguasaan teknologi akan selalu menjadi kebutuhan mendasar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang diukur dalam empat dimensi, yaitu penciptaan teknologi baru, pengenalan inovasi terkini, pemerataan teknologi yang ada, dan pengembangan human skill sebagai dasar untuk kreasi dan adopsi teknologi.

Gelar TTG XII tingkat Provinsi Aceh yang digelar bersamaan dengan pelaksanaan peringatan BBGRM ke XIV dan HKG-PKK ke-45 tahun 2017 ini berlangsung sejak tanggal 27 April sampai 1 Mei 2017. (tz) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id