Dewan Tolak LKPJ Bupati Tamiang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dewan Tolak LKPJ Bupati Tamiang

Dewan Tolak LKPJ Bupati Tamiang
Foto Dewan Tolak LKPJ Bupati Tamiang

KUALASIMPANG – DPRK Aceh Tamiang menolak Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2016, dan menghentikan proses pembahasan laporan tersebut, karena sebagian besar isi LKPJ itu ternyata hasil copy-paste LKPJ tahun 2015. Sehingga banyak isi laporan yang tidak sesuai dengan program yang seharusnya dilaporkan.

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda dalam pandangan fraksinya mengatakan, semestinya LKPJ mempresentasikan kemajuan penyelenggara pemerintahan dan kinerja pembangunan yang telah dicapai tahun 2016. Seperti kondisi ekonomi, pelaksanaan desentralisasi, termasuk prioritas urusan wajib dan urusan pilihan yang dilaksanakan, meliputi program dan kegiatan serta tugas-tugas pemerintahan.

“Namun LKPJ ini disusun secara sembrono dan tidak didukung data yang valid, serta tidak sesuai dengan tahun anggaran yang seharusnya tercantum dalam dokumen LKPJ Bupati ini. Sehingga LKPJ Bupati Aceh Tamiang tahun anggaran 2016 ini diragukan kebenarannya dan validitasnya karena merupakan copy-paste dari LKPJ Bupati tahun 2015 yang sudah pernah disampaikan ke dewan,” ujarnya. Disamping itu, katanya, banyak kegiatan dalam APBK TA 2016 yang tidak dilaporkan dalam LKPJ ini.

Wakil Ketua DPRK Tamiang, Nora Idah Nita yang memimpin sidang paripurna Nota Pengantar LKPJ Bupati Aceh Tamiang Tahun Anggaran (TA) 2016 pada Rabu (26/4), kemudian meminta pendapat anggota dewan atas permintaan agar pembahasan LKPJ tersebut dihentikan. Anggota dewan yang hadir pun langsung menyetujuinya, sehingga sidang paripurna itu pun langsung dihentikan.

Dokumen LKPJ TA 2016 Bupati Aceh Tamiang ini kemudian diserahkan kembali kepada eksekutif untuk diperbaiki dalam jangka waktu satu minggu, untuk dibahas kembali dalam rapat paripurna dewan.

Data yang diduga merupakan copy-paste dari data lama, dalam dokumen LKPJ Bupati Aceh Tamiang tahun 2016 ini antara lain, data pertumbuhan ekonomi PDRB tahun 2016 yang dinilai bukan data aktual. Karena data yang disajikan merupakan data tahun 2013. Begitu juga dalam menguraikan laju pertumbuhan riil PDRB selama tahun 2012-2015, dimana angka yang ditampilkan sangat berbeda dengan angka tahun sebelumnya.

Selanjutnya, program pada APBK TA 2016, anggaran untuk Taman Kehati, di LKP malah yang muncul RTH Tualang Cut. Padahal kedua kegiatan ini berbeda. Hasil Pansus Dewan di lapangan pun menunjukkan fakta, bahwa Taman Kehati ini telah ditanami 255 batang tanaman buah. Namun hal ini tidak muncul dalam laporan tersebut.

LKPj bupati juga tidak menampilkan kegiatan faktual tahun 2016, dimana ditemukan mata anggaran pada kegiatan APBK 2015 yang dilaporkan dalam LKPJ tahun 2016. Seperti pembangunan WC SDN Suka Makmur, pembangunan RTH di Tualang Cut, serta pengadaan dan pemasangan solar cell, serta pembuatan sistem informasi data base jalan dan jembatan swakelola, yang merupakan kegiatan tahun 2015.

Sedangkan kegiatan yang tidak dilaporkan dalam LKPJ TA 2016 antara lain, pengadaan mobil sky lift, kegiatan pembuatan taman hijau di belakang kantor DPRK, dan pengembangan sistem informasi data base manajemen kemiskinan.

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Iskandar Zulkarnain, berjanji akan kita mempelajari kembali dokumen LKPJ tersebut seperti yang disampaikan pihak dewan, untuk kemudian diperbaiki.

“Kami akan duduk dengan SKPK, karena saat ini saya belum pegang data-datanya. Kalau betul data-data tersebut dicopy-paste dari dokumen tahun lalu, pasti akan kami beri sanksi,” ujarnya, Rabu (27/4) lalu.

Namun saat dikonfirmasi kembali pada Kamis kemarin, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Drs Iskandar Zulkarnain mengatakan ia sudah menggelar rapat dengan seluruh SKPK Aceh Tamiang, dan mengakui ada kekeliruan saat menginput data.

“Kesalahan dalam menginput data ini kami ketahui setelah duduk bersama dengan SKPK. Saat ini kami sedang mengoreksinya dengan menyisir setiap halaman agar tidak terjadi salah input lagi,” ujarnya.

Menurutnya, kekeliruan yang terjadi tidak banyak, dan ia berjanji dalam dua hari ke depan, kesalahan ini selesai diperbaiki dan selanjutnya diserahkan kembali kepada pihak dewan.(md) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id