Sensasi Berada di Tengah Dua Teluk | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sensasi Berada di Tengah Dua Teluk

Foto Sensasi Berada di Tengah Dua Teluk

OLEH HIKMAH CUT RAMADHANA, penerima beasiswa LPSDM Aceh, sedang melanjutkan studi S2 di James Cook University, melaporkan dari Australia

PERNAHKAN Anda merasakan berdiri di atas dataran yang memisahkan antara dua teluk? Dan dari atas tempat tersebut, Anda dapat melihat langsung perbedaan air dari kedua teluk? Menakjubkan, bukan. Itulah yang saya rasakan ketika pertama kali menginjakkan kaki di Bruny Neck Lookout, salah satu pesona alam di Bruny Island (Pulau Bruny), Tasmania, Australia.

Bruny merupakan salah satu pulau yang terletak di sebelah selatan Tasmania. Bruny Neck sendiri merupakan dataran yang menghubungkan bagian utara dengan bagian selatan Pulau Bruny. Dataran inilah yang dianggap sebagai leher (neck) atau penghubung antara kedua bagian dari Pulau Bruny.

Selain sebagai penghubung, Bruny Neck juga merupakan pemisah antara dua teluk, yaitu Great Bay dan Adventure Bay.

Untuk menuju Bruny Neck Lookout, tersedia tangga kayu yang mengarah dari daratan hingga ke puncak Lookout. Dari atas puncak kita bisa menikmati pemandangan yang luar biasa dari Pulau Bruny. Di sisi kanan Lookout, terlihat Great Bay dengan warna laut yang lebih cokelat dengan pesisir pantai yang saat itu sedang surut, sehingga didominasi oleh hamparan pasir yang luas. Sedangkan di sisi kiri, terlihat jelas birunya laut yang berasal dari Adventure Bay.

Bruny Neck juga merupakan salah satu habitat penting bagi beberapa hewan liar yang dilindungi di Australia. Salah satunya adalah jenis penguin kecil atau lebih dikenal dengan fairy penguins. Apabila beruntung, kita dapat melihat langsung penguin-penguin tersebut kembali ke sarang mereka ketika matahari mulai terbenam.

Sayangnya, saat saya dan teman-teman berkunjung ke pulau ini pas pada musim panas, sehingga matahari baru akan terbenam sekitar pukul 8 malam. Sedangkan kami harus bergegas mengejar kapal feri yang akan bertolak dari Pulau Bruny pada pukul 5 sore menuju Hobart, ibu kota Tasmania.

Mungkin suatu saat, saya akan berkunjung lagi ke pulau ini di luar musim panas, sehingga bisa menyaksikan langsung penguin-penguin kecil di Bruny Neck kembali ke sarang tatkala matahari mulai tenggelam. Sunset yang mengesankan tentunya.

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email [email protected] (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id