Empat Tewas di Lintas Calang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Empat Tewas di Lintas Calang

Empat Tewas di Lintas Calang
Foto Empat Tewas di Lintas Calang

CALANG – Sebuah minibus berpenumpang satu keluarga sebanyak delapan orang terlibat tabrakan dahsyat dengan truk barang di lintas Calang–Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh–Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Rabu (26/4) subuh. Empat nyawa melayang pada kecelakaan maut tersebut.

Kecelakaan merenggut empat nyawa itu terjadi ketika truk barang BK 9904 BT dan minibus Avanza BK 1069 UY sedang melaju searah dari Banda Aceh. Saat kedua kendaraan berada di kaki Gunung Malem, kawasan Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Avanza yang meluncur kencang menabrak bagian belakang truk pada sisi kanan.

Dampak dari tabrakan itu sangat dahsyat. Hampir seluruh bodi Avanza hancur bahkan tak lagi berbentuk pada sisi kiri. Setengah bagian Avanza ‘terbenam’ ke kolong belakang truk yang dikemudikan Abdul Jalil (35), warga Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat. “Tragis sekali. Ini salah satu kecelakaan terparah di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, kawasan Aceh Jaya,” kata Dansatgas RAPI Aceh Jaya, Ismail/JZ01QIS mengutip kesaksian rekannya, Cut Arief/JZ01QCA di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir URI.co.id sebelumnya.

Di dalam minibus nahas itu ada delapan orang yang merupakan satu keluarga, termasuk sopir, semuanya warga Gampong Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Empat di antaranya meninggal dengan kondisi mengenaskan di lokasi kejadian, yaitu Abu Faisal Ibrahim (40), Irhamna (8), Irada (33), dan Maulida (17).

Sedangkan korban luka berat yang harus dirujuk dari RSUD Teuku Umar, Calang ke RSUZA Banda Aceh adalah sopir Avanza bernama Taqwa (35) dan Auliawati (13). Sedangkan Nurmiana (43) dan Zakyana Nahira (9), tanpa luka dan lecet.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Riza Yulianto melalui Kanit Laka, Brigadir Hazrin yang dihubungi Serambi mengatakan, kasus itu terjadi saat minibus Avanza sedang melaju dari arah Banda Aceh. Tiba-tiba di kaki Gunung Malem, Kemukiman Lageun, Avanza yang melaju kencang menabrak bagian belakang truk di sisi kanan.

Korban meninggal dan luka-luka langsung dievakuasi ke RSUD Teuku Umar, Calang. Sedangkan Taqwa dan Aulia setelah dirawat beberapa saat dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Sopir truk masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian sedangkan truk dan mobil Avanza yang telah hancur diamankan sebagai barang bukti.

Cidera kepala dan patah
Informasi yang diterima Serambi dari dr Meilya SpEM di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUZA Banda Aceh membenarkan pihaknya menangani korban kecelakaan yang dirujuk dari RSUD Calang, yaitu Taqwa dan Auliawati.

Menurut Dokter Spesialis Emergency ini, kedua pasien tiba di IGD RSUZA dalam waktu hampir bersamaan. Kondisi Taqwa yang tiba pukul 12.27 WIB mengalami luka di wajah dan bagian kepala. Sedangkan Aulia yang masuk 10 menit kemudian mengalami patah kaki kanan.

“Keadaan keduanya sadar dan kondisinya stabil. Taqwa harus menjalani operasi pembersihan dan penjahitan luka di bagian wajah. Begitu juga halnya dengan Aulia, juga harus dioperasi tapi belum tahu kapan,” kata dr Meilya.

Seorang dokter lainnya, yaitu dr Melda menambahkan, pasien bernama Auliawati (12), berdasarkan hasil CT-scan, kondisi kepala normal, tidak ada perdarahan di dalam otak. Pasien Auliawati diagnosa cidera kepala ringan dan ditangani oleh dr spesialis syaraf yaitu dr Farida Sp.S (K). Juga ada fraktur femur dextra (paha kanan patah) ditangani oleh bagian bedah orthopedi.

Berikutnya, kata Melda, kondisi pasien bernama Taqwa, menurut hasil CT-Scan, kepala normal, tidak ada pendarahan di dalam otak. Terdapat luka robek di bagian wajah kiri namun sudah dihecting (dijahit). Tidak ada fraktur maxillofacial. Keempat anggota gerak pasien tersebut tidak ditemukan adanya fraktur.(c45/nas/mir) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id