Kemungkaran Orang Dalam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kemungkaran Orang Dalam

Kemungkaran Orang Dalam
Foto Kemungkaran Orang Dalam

Oleh: Jarjani Usman

“Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan” (QS. Al-Muthaffifin: 10).

Suatu kemungkaran bisa berlangsung terus-menerus, walaupun telah diupayakan pencegahan secara besar-besaran. Hal itu terjadi karena ‘orang-orang dalam’ sengaja memelihara kemungkaran itu demi harta duniawi.

Tak jarang terlihat di suatu tempat kerja ditulis “Tak menerima jerih apapun”. Hal itu tentunya baik, demi menjaga kehalalan rezeki orang-orang yang bekerja di sana. Namun dalam pelaksanaannya, ada yang ‘merampas’ kutipan dari orang-orang yang dilayaninya, walaupun dengan cara-cara halus. Seperti pengutipan pada sejumlah pekerjaan tertentu, yang sengaja dilakukan agar memenuhi hawa nafsu orang-orang dalam sekaligus memenuhi setoran untuk atasan.

Perbuatan demikian sesungguhnya tidak mau dilakukan oleh orang-orang yang yakin akan adanya kematian dan hari pembalasan (akhirat). Sebab, orang-orang yang ingat mati dan hari pembalasan pasti yakin bahwa harta haram yang dimasukkan dipakai dan dimakan bisa menyebabkan tak diterimanya ibadah. Bila hidup di dunia ini kosong dari amal ibadah, maka akan sangat celaka atau sengsara hidup di akhirat. Lagipula tak jarang, sebahagian orang mendadak meninggal dunia saat sedang bekerja, tak terkecuali bekerja dengan cara-cara yang mungkar. (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id