1.664 Proyek Otsus belum Dilelang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

1.664 Proyek Otsus belum Dilelang

1.664 Proyek Otsus belum Dilelang
Foto 1.664 Proyek Otsus belum Dilelang

* Pemprov Imbau Segera Lelang

BANDA ACEH – Sebanyak 1.664 proyek otonomi khusus (Otsus) kabupaten/kota di Aceh belum dilelang hingga 21 April 2017, bahkan lima kabupaten/kota di antaranya belum melelang sama sekali. Adapun total proyek otsus se-Aceh yang semestinya dilelang tahun ini 2.149 paket dengan nilai Rp Rp 2,373 triliun.

Menurut info dari Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K) APBA Setda Aceh, lima kabupaten kota yang sama sekali belum melelang adalah Aceh Timur 123 paket senilai Rp 166 miliar, Kota Lhokseumawe 59 paket, Aceh Tamiang 96 paket, Bener Meriah 93 paket, dan Kota Subulusslam 70 paket.

Dikonfirmasi Serambi, Jumat (21/4), Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib mengatakan Pemkab setempat belum satu pun melelang proyek itu karena baru saja menyelesaikan penataan administrasi rincian anggaran kegiatan (RKA) dan SKPK baru. “Jadi belum sempat mengurus administrasi proyek otsus yang mau dilelang secara umum,” kata Hasballah.

Selain itu, kata Hasballah karena adanya isu pencairan dana otsus 2017 akan terlambat lantaran mutasi 33 pejabat eselon II baru oleh Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, 10 Maret 2017, SK pelantikannya belum mendapat izin Mendagri.

Terlepas dari itu, kata Bupati Hasballah, mulai minggu depan (minggu ini), semua SKPK baru sudah diperintahkan memfokuskan pekerjaannya pada penyiapan dokumen RKA dan administrasi dokumen pendukung proyek otsus yang hendak dilelang.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Gayo Lues (Galus), Ibnu Hasyim mengatakan menurut laporan dari P2K Setda Aceh ada sekitar 68 paket dari 108 paket proyek lagi yang belum dilelang terbuka. Selebihnya sudah dilelang, bahkan 28 di antaranya sudah ada pemenangnya dan akan dilanjutkan teken kontrak dengan kontraktor pemenang tender.

Bupati Galus juga mengaku mendengar isu penyaluran dana otsus tahun ini bakal terlambat lantaran mutasi 33 pejabat eselon II di Lingkup Pemerintah Aceh, 10 Maret 2017, belum mendapat izin Mendagri. “Makanya sejumlah kabupaten/kota menunggu sinyal dan info dari Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, jika sudah diberi sinyal untuk lelang, kita akan lelang seluruhnya,” ujarnya.

Selain Galus, daerah lainnya juga belum habis melelang proyek otsus di kabupeten/kota masing-masing, padahal masa kerja tahun anggaran 2017 sudah empat bulan. Kabupaten/kota itu antara lain Aceh Tenggara 132 dari 149 paket, Aceh Jaya 109 dari 118 paket, Nagan Raya 105 dari 112 paket, Aceh Besar 112 dari 136 paket, Pidie 103 paket dari 129 paket, Aceh Utara 107 dari 128 paket, Aceh Selatan 91 dari 121 paket, Simeulue 70 dari 100 paket.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, Jamaluddin mengatakan usulan permohonan pencairan dana otsus tahap I 30 persen kepada Mendagri sudah dilakukan dan rekomendasinya sudah keluar. Menurutnya, rekomendasi itu akan dibawa ke Menteri Keuangan hari ini, Selasa (25/4) dan diharapkan Kamis atau Jumat, pencairan tahap I dana otsus 30 persen atau Rp 2,4 triliun dari pagunya Rp 8 triliun tahun ini, sudah bisa dilakukan.

Karena itu, ia mengimbau Pemkab/Pemko tak perlu khawatir dan silakan melelang proyek itu karena paling telat akhir bulan ini atau bulan depan, jika dana tahap pertama ini sudah cair, maka Pemprov segera menyalurkannya. (her) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id